JEPARA, Lingkarjateng.id – Di tengah bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Jepara, Pemerintah Kabupaten Jepara memastikan pasokan gas LPG dan kebutuhan pokok masyarakat (Kepokmas) tetap aman dan terkendali.
Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Jepara, Ferry Yudha Adhidarma, menyampaikan bahwa hingga saat ini distribusi LPG 3 kilogram berjalan lancar tanpa kendala berarti. Pasokan dari Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) maupun pangkalan di wilayah Semarang masih normal dan tidak mengalami kekosongan.
“Untuk LPG 3 kilogram, distribusi dari SPBE dan pangkalan Semarang masih lancar, tidak ada kendala ataupun kekosongan,” katanya.
Selain itu, pihaknya juga menyampaikan adanya dukungan dari Sohana Migas yang membantu penyediaan LPG non-subsidi untuk keperluan dapur umum maupun masyarakat terdampak banjir.
“Sohana Migas juga kemarin membantu penyediaan LPG 12 kilogram untuk dapur umum, dan seumpama ada masyarakat terdampak bencana yang membutuhkan meraka juga siap membantu,” imbuh Ferry.
Sementara itu, berdasarkan laporan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Jepara, kondisi harga kebutuhan pokok di pasaran masih relatif stabil. Hingga kini belum ditemukan adanya lonjakan harga signifikan meskipun beberapa wilayah terdampak banjir.
“Untuk stok kebutuhan pokok masih aman dan tidak ada kekosongan. Untuk harga juga masih relatif stabil,” tegas Ferry.
Jurnalis: Tomi Budianto
Editor: Sekar S































