GROBOGAN, Lingkarjateng.id – Kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Grobogan menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Kondisi tersebut tidak hanya memicu krisis air, tapi juga meningkatkan potensi terjadinya kebakaran.
Diketahui memasuki akhir September 2026, jumlah wilayah yang mengajukan bantuan droping air ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencapai 108 desa.
Bupati Grobogan, Setyo Hadi mengatakan penanganan kekeringan tidak bisa hanya mengandalkan bantuan pemerintah daerah. Ia pun meminta sejumlah pihak, mulai dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), BPBD, hingga unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) ikut bergerak membantu masyarakat yang membutuhkan air bersih.
“Untuk yang kekeringan, untuk penanganan bisa PDAM, bisa juga BPBD. Dan juga dari lingkup BUMD, ya bisa kejaksaan, ya bisa, Polres ya bisa,” kata Setyo Hadi, Sabtu, 26 September 2026.
Disamping krisis air, cuaca kering yang berlangsung lama turut meningkatkan risiko kebakaran baik di lingkungan permukiman maupun lahan.
“Kekeringan ini sangat signifikan karena ada El Nino. Jadi saya melek ini masalah kebakaran karena disebabkan El Nino yang begitu lama,” ujarnya.
Karena itu, Setyo mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Ia meminta warga tidak hanya memperhatikan kondisi lahan dan lingkungan sekitar, tetapi juga memastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi aman.
“Pesan saya, jagalah rumah masing-masing. Sering kali disebabkan oleh korsleting listrik, jadi sebab itu banyak kebakaran. Jadi jagalah lingkungan sekitar masing-masing,” tegasnya.
Di sisi lain, kata dia, Pemkab Grobogan terus mendorong adanya gotong royong lintas sektor dalam menghadapi dampak kekeringan. Bantuan air bersih menjadi salah satu kebutuhan mendesak bagi masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan sumber air.
Setyo pun mengajak seluruh unsur Forkopimda untuk bersama-sama mengerahkan sumber daya yang dimiliki guna membantu warga terdampak.
“Pesen saya, kekeringan ini marilah kita bersama-sama Forkopimda mengerahkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan air,” pungkasnya.
Jurnalis: Ahmad Abror
Editor: Sekar





























