GROBOGAN, Harianmuria.com – Bocah korban keracunan makanan yang masih dirawat di RSUD Ki Ageng Getas Pendowo Gubug, Kabupaten Grobogan mengaku tidak suka menu makan bergizi gratis (MBG).
Siswa kelas 2 SDN 3 Ngroto, Linda, menyampaikan pengakuan tersebut saat dijenguk Wakil Ketua Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang pada Kamis, 15 Januari 2026.
Mulanya, Wakil BGN Nanik melontarkan pertanyaan kepada siswa yang menjalani rawat ini beberapa hari itu terkait kapok tidaknya mengonsumsi MBG.
“Nggak kapok kan makan MBG?” tanya Nanik kepada Linda.
Linda tak lantas menjawab. Ia tampal diam dan merajuk.
Bocah itu kembali ditanya apakah menyukai menu MBG yang diberikan. Linda secara mengejutkan menjawab singkat sambil menggelengkan kepala.
“Enggak,” katanya lirih.
Jawaban itu membuat sejumlah pihak yang hadir tampak terkejut sekaligus tertawa mendengar pengakuan jujur Linda.
Bocah yang tangan kirinya masih terpasang infus itu juga kembali terdiam saat ditanya menu makanan yang disukainya.
Usai menjenguk Linda, rombongan BGN melanjutkan kunjungan ke pasien lain yang masih dirawat di rumah sakit yang sama.
Sandi, siswa SMK Miftahul Huda Ngroto, ditanya hal serupa oleh Wakil BGN. Ia mengaku tidak kapok konsumsi menu MBG. Jawaban tersebut disambut gembira oleh Nanik dan rombongan.
Setelah menjenguk dua pasien terakhir, rombongan BGN mendatangi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kuwaron 1 selaku penyuplai MBG di sekolah kedua pasien tersebut.
Namun, pertemuan dengan pemilik SPPG Kuwaron 1 berlangsung tertutup. Awak media tidak diperkenankan masuk untuk meliput jalannya pertemuan tersebut.
Usai pertemuan, Nanik sempat menengok para pekerja SPPG di sebelahnya, yakni SPPG Kuwaron 2 yang beroperasi berdampingan di lokasi tersebut.
Meski SPPG Kuwaron 1 diketahui tidak beroperasi, SPPG Kuwaron 2 masih beraktivitas seperti biasa.
Sayangnya, seusai agenda tersebut, Wakil BGN Nanik tidak memberikan keterangan kepada wartawan terkait perkembangan penanganan kasus dugaan keracunan MBG di Grobogan.
Ia langsung meninggalkan lokasi dan menuju Pondok Pesantren Miftahul Huda Ngroto, Kecamatan Gubug.
Sebagai informasi ratusan penerima manfaat MBG mengalami gejala keracunan makanan usai mengonsumsi MBG yang dikirim SPPG Kuwaron 1 pada Jumat, 9 Januari 2026.
Jurnalis: Ahmad Abror
Editor: Ulfa






























