KENDAL, Lingkarjateng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kendal mulai mematangkan persiapan sebagai salah satu daerah penyelenggara Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII Semarang Raya 2026.
Rapat koordinasi persiapan tersebut berlangsung di Ruang Ngesti Widhi Setda Kendal, Selasa, 22 September 2026.
Kendal menjadi salah satu dari lima daerah yang dipercaya sebagai tuan rumah Porprov Jateng XVII, bersama Kota Semarang, Kota Salatiga, Kabupaten Semarang, dan Kabupaten Demak yang dijadwalkan berlangsung pada 25-31 Oktober 2026.
Kendal akan menjadi lokasi pertandingan delapan cabang olahraga (cabor), sekaligus tempat pelaksanaan upacara penutupan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kendal Agus Dwi Lestari yang mewakili Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari menyebut delapan cabor yang dipertandingkan di Kendal yakni Jujitsu, Hapkido, Bridge, Balap Sepeda, Tarung Derajat, Panahan, E-Sport, serta Sepatu Roda/Skateboard.
“Jadi Porprov ini nanti akan melibatkan 10.528 atlet dan pelatih. 58 cabor dan 3.777 panitia dan wasit dengan total medali yang diperebutkan 2.714 medali. Kendal ada 8 cabor dan ditunjuk untuk pelaksanaan closing ceremony atau upacara penutupan,” ujar Agus.
Menurut Agus, kesiapan sarana pertandingan menjadi salah satu prioritas dalam tahapan persiapan. Setiap venue yang digunakan harus memenuhi persyaratan teknis dan dipastikan telah melalui proses verifikasi.
“Venue harus dipastikan siap, layak, dan terverifikasi. Kalau memang ada yang membutuhkan perbaikan atau renovasi, harus segera ditindaklanjuti sebelum digunakan untuk pertandingan,” tegasnya.
Pemkab Kendal juga menyiapkan sejumlah fasilitas pendukung bagi atlet dan ofisial. Hal itu mencakup akomodasi, transportasi, jaringan listrik hingga pasokan air bersih selama pelaksanaan Porprov.
Agus mengatakan keberhasilan Kendal sebagai daerah penyelenggara tidak hanya berkaitan dengan kelancaran pertandingan.
Menurutnya, Pemkab Kendal juga mendorong adanya pencapaian prestasi atlet sekaligus penyelenggaraan yang berjalan sesuai prinsip efisiensi dan transparansi.
“Sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, KONI, cabang olahraga dan semua pihak sebagai daerah pendukung penyelenggaraan diharapkan mampu menjadikan Porprov XVII 2026 sebagai ajang olahraga yang efisien, transparan, serta melahirkan berbagai prestasi membanggakan,” ujarnya.
Untuk mendukung arus informasi selama kegiatan, Pemkab Kendal juga menyiapkan media center. Sementara KONI akan mendirikan posko sebagai pusat koordinasi informasi penyelenggaraan Porprov di wilayah Kendal.
“Melalui sinergi ini, semua pihak diharapkan melakukan promosi secara masif untuk membangun antusiasme warga dalam mendukung penuh suksesnya Porprov ke-XVII Jawa Tengah 2026,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua KONI Kendal Subur Isnadi memastikan persiapan teknis penyelenggaraan telah berjalan. Sejumlah venue yang akan digunakan juga telah dipantau dan diperiksa bersama pihak terkait.
“Alhamdulillah, SK Bupati juga sudah turun dan tadi sudah dibacakan Pak Sekda. Jadi secara resmi kami sudah bisa berjalan untuk persiapan penyelenggaraan Porprov 2026,” kata Subur.
Menurut Subur, pemeriksaan venue tidak hanya dilakukan KONI Kendal. Pengurus provinsi masing-masing cabang olahraga juga telah melakukan pengecekan untuk memastikan lokasi pertandingan memenuhi persyaratan.
“Intinya secara teknis tidak ada masalah, dianggap memenuhi syarat dan sudah disetujui,” jelasnya.
Meski secara umum dinilai memenuhi persyaratan, masih terdapat sejumlah catatan yang perlu diselesaikan sebelum pertandingan berlangsung. Salah satunya berkaitan dengan kondisi permukaan venue skateboard.
“Ada beberapa catatan, misalnya venue skateboard ada sedikit lubang. Itu akan segera kami lakukan perbaikan,” pungkasnya.
Jurnalis: Anik Kustiani
Editor: Muslichul Basid































