DEMAK, Lingkarjarteng.id – Banjir rob di Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, hingga kini belum tertangani meski Tol Laut Semarang–Demak sudah tersambung.
Kondisi tersebut bahkan membuat genangan di Jalan Nasional Pantura Demak–Semarang bergeser ke arah timur.
Bupati Demak Eisti’anah meminta pihak tol memperbanyak pompanisasi untuk membuang air rob ke laut.
Ia menyebut, permasalahan rob di Sayung masih menjadi prioritas pemerintah daerah hingga pusat.
“Kolam retensi baru 20 persen dikerjakan, sehingga belum mampu menampung air. Solusinya, pompa harus ditambah,” katanya, Jumat (5/9/2025).
Selain penambahan pompa, Pemkab Demak juga berupaya melakukan normalisasi saluran air atau sipon agar aliran lebih lancar.
“Memang kalau dilihat, rob nya geser ke sebelah timur, karena tol nya sudah tertutup. Nah makanya solusi yang kami ajukan adalah khusus di Sayung itu sisi timurnya tol laut biar tidak semakin dalam, tapi yang keluar itu kemarin di dorong bapak gubernur lebih ke pompanisasi dan normalisasi lebih dahulu,” tegasnya.
Menurutnya, upaya ini menjadi langkah jangka pendek sembari menunggu pembangunan kolam retensi dan tembok laut rampung.
“Untuk jangka panjang, pemerintah pusat sudah merencanakan pembangunan giant sea wall dan telah membentuk Badan Otorita,” pungkasnya.
Jurnalis : M. BURHAN A































