SALATIGA, Lingkarjateng.id – Rutan Kelas IIB Salatiga kini over kapasitas sekitar 200 persen dengan total warga binaan mencapai 169 orang. Jumlah tersebut jauh di atas kapasitas ideal yang hanya mampu menampung 56 orang.
Kepala Pengamanan Rutan Kelas IIB Salatiga, Akbar Febri mengatakan di tengah kondisi tersebut, petugas meningkatkan pengawasan keamanan dengan rutin melakukan kontrol dan penyisiran kamar serta blok hunian. Pemeriksaan dilakukan setiap hari, termasuk pada jam-jam yang dianggap rawan.
Menurutnya, kontrol dilakukan secara humanis dengan sekaligus memberikan sosialisasi kepada warga binaan mengenai barang-barang yang dilarang berada di dalam rutan.
“Kita memang secara rutin melakukan kontrol keliling kamar untuk memastikan tidak ada barang-barang yang tidak diperbolehkan ada di dalam kamar,” kata Akbar, Sabtu, 3 Oktober 2026.
Ia menyebutkan, sejumlah barang yang dilarang berada di dalam kamar antara lain senjata tajam, telepon genggam, serta berbagai peralatan elektronik lainnya.
Menurutnya, kontrol tidak hanya dilakukan pada waktu tertentu. Petugas melakukan kontrol keliling atau trolling pada siang, sore hingga malam hari untuk mengantisipasi masuknya barang terlarang maupun potensi gangguan keamanan dan ketertiban.
“Untuk melakukan keamanan kita juga melakukan trolling (kontrol keliling) di jam-jam rawan. Baik siang, sore, ataupun malam, untuk memastikan tidak ada barang-barang yang tidak diinginkan maupun gangguan keamanan dan ketertiban,” jelasnya.
Sementara itu, dari total 169 penghuni Rutan Salatiga, sekitar separuhnya merupakan warga binaan yang terjerat perkara narkoba.
“Kalau di Rutan ini 50 persen didominasi kasus narkoba. Untuk warga binaan perempuan sekarang ini ada 20 orang,” ungkap Akbar.
Ia menegaskan tidak ada pungutan dalam pemberian hak warga binaan di Rutan Kelas IIB Salatiga. Hak tersebut antara lain berkaitan dengan program integrasi dan remisi. Warga binaan juga tidak dikenai pungutan untuk kamar maupun layanan lainnya.
Jurnalis: Angga Rosa
Editor: Sekar































