SEMARANG, Lingkarjateng.id – Pemerintah Kota Semarang komitmen membangun daerah yang adil dan ramah bagi semua masyarakat melalui program Semarang Inklusif.
“Membicarakan program rumah inklusi ini sangat asyik, karena kita sedang menyiapkan sesuatu yang lebih dari sekadar tempat pelayanan, kita ingin menjadikannya sebagai rumah inspirasi,” ujar Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti.
Rumah inklusi dirancang sebagai pusat layanan yang ramah disabilitas dan kelompok rentan lainnya. Program ini dimulai dengan pembangunan Rumah Inspirasi di lima kecamatan, yaitu Mijen, Tembalang, Semarang Barat, Semarang Tengah, dan Genuk.
Rumah inspirasi juga menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah dan komunitas dalam membangun ekosistem layanan yang inklusif dalam menjawab kebutuhan nyata masyarakat.
“Kita tidak hanya bicara soal bangunan fisik, tetapi tentang membangun sistem perlindungan dan pemberdayaan yang kuat dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Jurnalis: Syahril Muadz
Editor: Ulfa P






























