KENDAL, Lingkarjateng.id – Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagkop UKM) Kabupaten Kendal menggelar bazar UMKM di halaman Stadion Utama Kebondalem Kendal pada 23 dan 24 Agustus 2025.
Stadion Kebondalem dipilih sebagai lokasi bazar karena hampir setiap pagi dan sore selalu ramai aktivitas masyarakat, sehingga cocok untuk memasarkan produk UMKM secara langsung kepada publik. Dalam kegiatan Bazar ini puluhan UMKM terutama kuliner ikut berpartisipasi.
Kepala Disdagkop UKM Kendal Toni Ari Wibowo mengatakan saat ini jumlah UMKM di Kendal mengalami peningkatan dari tahun 2022 sebanyak 20.123 dan tahun 2024 menjadi 39.392 UMKM.
“Peningkatan jumlah UMKM yang siginifikan ini menjadikan pekerjaan rumah bagi kami agar bisa menjadikan UMKM naik kelas dan ini tidak mudah membutuhkan kerja sama dari berbagai pihak,” ujar Toni.
Bertumbuhnya UMKM di Kendal bukan tanpa hambata. Menurut Toni sejumlah kendala yang dihadapi, diantaranya sarana dan prasarana, legalitas, kemampuan manajemen, pengemasan dan pemasaran.
Untuk menangani persoalan tersebut, Disdagkop UKM Kendal gencar menggelar pelatihan untuk meningkatkan kapasitas UMKM.
Oleh karena itu, Toni mendorong pelaku UMKM agar secara berkala mengunjungi laman dan media sosial Disdagkop UKM agar tidak tertinggal kegiatan seputar UMKM.
“Informasi pelatihan dan juga kegiatan ada di medsos kami, diharapkan para pelaku UMKM bisa mengunjungi. Dalam waktu dekat kami juga akan mengirimkan peserta pelatihan membatik sebagai salah satu upaya menaikan UMKM kita,” terangnya.
Sementara itu Bupati Kendal Suah Kartika Permanasari yang hadir membuka bazar UMKM memberikan semangat bahwa UMKM merupakan kearifan lokal yang harus selalu diangkat.
Bupati Tika meminta kepada masyarakat umum agar membeli produk lokal yang tergabung dalam UMKM Kabupaten Kendal agar bisa meningkatkan perekonomian.
“Dengan bazar ini saya berharap agar masyarakat bisa membeli produk lokal kita dan akan berdampak terhadap peningkatan perekonomian di Kabupaten Kendal, saya saat ini sedang memperjuangkan bagaimana salah satu UMKM berupa produk Kopi Kendal agar bisa diproduksi dari hulu ke hilir berproses di Kendal,” ujar Bupati Tika.
Jurnalis: Unggul Priambodo
Editor: Ulfa




























