BLORA, Lingkarjateng.id – PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah memastikan seluruh SPBU di Kabupaten Blora aman dari kontaminasi air pada bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite.
Area Manager Communication, Relation, and CSR Pertamina, Taufiq Kurniawa, menjelaskan pengecekan dilakukan dengan dua metode, manual dan digital.
“Tes manual menggunakan pasta air untuk mendeteksi keberadaan air di tangki, sedangkan tes digital menggunakan alat Automatic Tank Gauge (ATG) yang dapat memantau volume bahan bakar sekaligus mendeteksi adanya kontaminasi,” ujarnya, Kamis, 30 Oktober 2025.
Dari hasil pemeriksaan di 19 SPBU di Blora, tidak ditemukan kandungan air pada bahan bakar. Berat jenis Pertalite juga masih dalam rentang aman 0,722–0,726 sesuai standar mutu Pertamina. Pemeriksaan visual turut memastikan Pertalite tidak tercampur air.
“Semua SPBU di Blora aman. Konsumen tidak perlu khawatir mengisi BBM, terutama di wilayah perbatasan dengan Jawa Timur,” tegas Taufiq.
Meski demikian, Pertamina tetap membuka posko penanganan keluhan konsumen di SPBU Karangjati, Blora. Konsumen dapat melapor langsung atau melalui Call Center 135.
“Jika terbukti ada kerusakan akibat bahan bakar, SPBU di seluruh Indonesia siap mengganti kerugian konsumen,” jelasnya.
Salah satu konsumen, Muafiq, mengaku motornya aman setelah mengisi Pertalite di SPBU Karangjati.
“Sejauh ini motor aman, enggak khawatir,” katanya.
Sebelumnya, kasus motor mogok usai mengisi Pertalite sempat terjadi di Tuban dan Bojonegoro, Jawa Timur yang merupakan wilayah perbatasan Kabupaten Blora.
Jurnalis: Ant
Editor: Sekar S






























