PEKALONGAN, Lingkarjateng.id – Penanganan jalan rusak di Kabupaten Pekalongan meleset dari target yang sedianya rampung sebelum hari raya Idilfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Abdul Munir, mengungkapkan bahwa pihaknya bersama jajaran terkait sebenarnya telah menyepakati target penyelesaian perbaikan jalan sebelum lebaran.
“Ya, kami sudah merapatkan dengan DPU Taru, pimpinan DPR, dan Komisi C. Disepakati akan diselesaikan H-3 lebaran, itu harus selesai. Di rapat koordinasi Forkopimda juga sudah disepakati,” ujarnya.
Namun, realisasi di lapangan tidak berjalan sesuai rencana. Munir menyebut adanya kendala teknis, terutama terkait ketersediaan material, yang menghambat proses pengerjaan.
“Hanya karena alasan teknis, ketersediaan material, karena hampir Lebaran, seperti aspal dan batu, ini menjadi hambatan. Seharusnya hari Lebaran sudah selesai, ternyata belum,” jelasnya.
Meski demikian, pihak DPRD memastikan akan terus mendorong percepatan perbaikan pasca Lebaran, khususnya pada ruas jalan strategis.
“Nanti kami akan dorong agar setelah Lebaran ini penyelesaian jalan dari Watusalam sampai Pegandon Karangdadap bisa selesai,” tegasnya.
Sementara itu dihubungi secara terpisah, Kabid Bina Marga DPU TARU Kabupaten Pekalongan, Ahmad Al Faruq, membenarkan adanya kendala dalam pengadaan material, terutama batu pecah, yang menjadi faktor utama keterlambatan pebaikan jalan.
“Memang menjelang Idulfitri ada kendala teknis terkait pengadaan material, terutama batu pecah, sehingga menghambat rencana dinas untuk menyelesaikan perbaikan jalan sesuai jadwal,” ungkapnya.
Pihaknya telah berupaya maksimal dengan menambah tenaga kerja dan jam lembur guna mengejar target.
“Padahal kami sudah berusaha, tenaga kerja ditambah dan lembur sampai jam 8 malam selama lebih dari satu minggu,” tambahnya.
DPU Taru memastikan perbaikan jalan akan kembali dilanjutkan setelah hari raya Idulfitri. Pihaknya juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi.
“Kami akan melanjutkan perbaikan jalan-jalan yang rusak ini setelah Hari Raya. Mohon maaf atas ketidaknyamanan ini bagi masyarakat Kabupaten Pekalongan,” pungkasnya.
Jurnalis: Fahri Akbar
Editor: Ulfa
































