KENDAL, Lingkarjateng.id – Tradisi budaya dan kemajuan teknologi berpadu dalam satu gelaran Nyadran Gunung di Desa Sriwulan, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal, pada Minggu, 14 Agustus 2025. Pada gelaran tersebut sekaligus dirangkaikan dengan launching Aktivasi Sinyal Mobile Telkomsel.
Mengusung tema “Budaya Lestari, Alam Asri, Masyarakat Harmoni”, kegiatan Nyadran Gunung tahun ini menjadi pengingat pentingnya menjaga kearifan lokal di tengah tantangan modernisasi.
Melalui tema tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal mengajak masyarakat untuk mewujudkan tiga pilar utama yaitu melestarikan budaya, menjaga alam, serta memperkuat harmoni sosial.
Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, menyampaikan bahwa sejak tahun 2022 Desa Sriwulan telah mulai dirintis menjadi desa wisata dengan tujuan meningkatkan perekonomian masyarakat.
Salah satunya melalui pembangunan daya tarik wisata Arenan Kalikesek yang memanfaatkan potensi alam serta mengangkat aneka makanan khas pedesaan.
“Wisata dan UMKM di Desa Sriwulan semakin berkembang, namun masih terdapat kendala karena Kalikesek merupakan salah satu daerah blank spot. Pemerintah Kabupaten Kendal telah berupaya memberikan bantuan WiFi gratis, namun jumlahnya masih sangat terbatas. Oleh karena itu dibutuhkan jaringan mobile agar koneksi internet lebih kuat,” ungkap Bupati Tika.
Lebih lanjut, Bupati Kendal menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak Telkomsel yang telah membangun aktivasi jaringan mobile di Desa Sriwulan.
Kehadiran sinyal ini diharapkan mampu mendukung pengembangan desa wisata, memperkuat potensi UMKM, sekaligus meningkatkan kualitas layanan publik di bidang komunikasi.
Dengan sinergi antara pelestarian budaya, pengembangan wisata, dan dukungan infrastruktur telekomunikasi, Desa Sriwulan diharapkan dapat menjadi contoh desa yang seimbang dalam menjaga tradisi, melestarikan lingkungan, sekaligus beradaptasi dengan kemajuan zaman.
Jurnalis: Unggul Priambodo
Editor: Rosyid






























