Layanan Kesehatan Gratis Digelar Cegah Penyakit Tidak Menular di Batang

Layanan Kesehatan Gratis Digelar Cegah Penyakit Tidak Menular di Batang

MELAYANI: Petugas Dinas Kesehatan Batang melayani masyarakat yang sedang cek kesehatan. (Antara/Lingkarjateng.id)

BATANG, Lingkarjateng.id Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang, menyelenggarakan kegiatan layanan kesehatan pada masyarakat secara gratis sebagai upaya menekan risiko penyakit tidak menular yang dinilai cukup meningkat. Kegiatan tersebut digelar dalam rangka Hari Kesehatan Nasional.

Pada kegiatan tersebut tersedia layanan kesehatan seperti pemeriksaan laboratorium, cek gula darah, kolesterol, konsultasi dengan dokter, konsultasi obat-obatan, dan skrining gangguan keseimbangan.

“Skrining menjadi upaya kami untuk bisa mengedukasi dan memberikan pemeriksaan awal serta penanganan kesehatan pada masyarakat yang berisiko memiliki penyakit tidak menular,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Batang, Didit Wisnuhardanto, pada Senin, 6 November 2023.

Ia mengatakan dengan adanya kecenderungan penyakit tidak menular yang meningkat, maka masyarakat dapat memanfaatkan layanan kesehatan tersebut. Selain memberikan layanan kesehatan gratis, kata dia, pihaknya juga mengajak warga melakukan gerakan masyarakat sehat (germas).

“Ya, pada kegiatan layanan kesehatan itu, kami menemukan beberapa masyarakat yang mengalami asam urat tinggi, gula darah tinggi, dan lainnya,” ujarnya.

Adapun 16 organisasi profesi yang terlibat pada kegiatan tersebut antara lain Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Persatuan Perawat Nasional Indonesia, Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia, Ikatan Apoteker Indonesia, Ikatan Bidan Indonesia, Persatuan Dokter Gigi Indonesia, Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia, dan Persatuan Ahli Farmasi Indonesia.

Kemudian Ikatan Fisioterapi Indonesia, Perhimpunan Profesional Perekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia, Persatuan Ahli Gizi Indonesia, Persatuan Ahli Teknologi Laboratorium Medik Indonesia, Perhimpunan Terapis Gigi dan Mulut Indonesia, Perkumpulan Promotor dan Pendidik Kesehatan Masyarakat Indonesia, Perhimpunan Radiografer Indonesia, serta Ikatan Penata Anestesi Indonesia. (Lingkar Network | Anta – Lingkarjateng.id)

Exit mobile version