HUT ke-49 PDIP, Jokowi Paparkan Keberhasilan Pemerintah di Sejumlah Bidang

jokowi

Presiden RI, Joko Widodo (Istimewa/Lingkarjateng.id)

JAKARTA, Lingkarjateng.id – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) paparkan keberhasilan pemerintah di sejumlah bidang saat memperingati HUT ke-49 PDI Perjuangan (PDIP). Mulai dari bidang ekonomi, kesehatan, pendidikan, hingga industri, sudah banyak program yang pemerintah luncurkan dan berhasil meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Menurutnya, pandemi Covid-19 tidak boleh menghentikan upaya-upaya pemerintah untuk meningkatkan taraf hidup rakyat. Akses rakyat terhadap pendidikan, juga terus dijamin, utamanya bagi yang kurang mampu. Bantuan pendidikan dasar sampai dengan pendidikan tinggi juga terus dilanjutkan.

“Misalnya untuk tahun 2021, Kartu Indonesia Pintar (KIP) dengan anggaran sebesar Rp 11 triliun untuk 21 juta siswa di seluruh Tanah Air. KIP Kuliah yang anggarannya sebesar Rp 9,4 triliun juga telah diberikan kepada 1,1 juta mahasiswa di seluruh Tanah Air di tahun 2021,” papar Jokowi dikutip dari pidatonya saat peringatan HUT Ke-49 PDIP, Senin (10/1) secara virtual dari Istana Negara, Jakarta.

Peringati HUT ke-49 PDIP, Megawati: Cita-Cita Bangsa yang Terus Kita Perjuangkan

Lebih lanjut, Jokowi memaparkan, pemerintah juga terus berkomitmen dan bekerja keras untuk membangun kemandirian bangsa. Serta memperkokoh kepemimpinan Indonesia di masyarakat internasional.

“Hilirisasi industri, industrialisasi akan terus ditingkatkan. Untuk menghasilkan nilai tambah dan membuka lapangan pekerjaan yang seluas-luasnya, sejak 2020 telah kita stop ekspor nikel bahan mentah. Bahan mentah nikel telah kita stop di 2020. Tahun ini segera juga akan kita stop bahan mentah bauksit. Tahun depan juga akan kita stop lagi ekspor bahan mentah tembaga,” urainya.

Dalam kesempatan itu, Presiden juga memaparkan alokasi Dana Desa (DD) yang terus naik setiap tahunnya. Dari Rp 21 triliun di tahun 2015, menjadi Rp 72 triliun di tahun 2021. Dan total sampai saat ini, DD yang telah disalurkan dari 2015 sampai 2021 telah mencapai Rp 400,1 triliun.

Jokowi Sampaikan Dua Prinsip Good Governance di Forum OGP

“Ini sebuah angka yang sangat besar sekali. Perhatian besar pemerintah terhadap desa ini kita harapkan akan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat desa, dan mempersempit ketimpangan antara desa dengan kota,” jelasnya.

Dari dana desa yang ada, tambahnya, pemerintah telah membangun jalan desa, embung, irigasi, jembatan, pasar-pasar desa, tambatan perahu, dan lain-lain.

“Karena orang banyak menganggap bahwa kita ini hanya membangun yang besar-besar, (seperti) jalan tol, airport, pelabuhan. Tidak. Kita juga membangun yang ada desa, karena ini infrastruktur yang dibutuhkan oleh desa-desa kita. Selain kita membangun infrastruktur, kita juga akan membangun sebuah peradaban, mempersatukan negara kita, menciptakan lapangan kerja, dan juga menciptakan titik-titik pertumbuhan ekonomi baru di seluruh Tanah Air,” pungkasnya.

Sebagai informasi, tahun ini Indonesia juga mendapatkan sebuah kehormatan, yaitu menjadi Ketua G20/Presidensi G20 yang ini akan kita manfaatkan untuk memperjuangkan kepentingan Indonesia, dan juga kepentingan negara-negara berkembang. (Lingkar Network | Koran Lingkar Jateng)