KAB.SEMARANG, Lingkarjateng.id – Sebuah kendaraan berpenumpang, jenis Toyota Hiace dengan Nopol B 7047 PXU mengalami kecelakaan lalu lintas dengan kendaraan bermotor Mitsubishi Truck crane bernopol B 9241 VB di ruas Tol Semarang-Solo KM 426,4 A atau tepatnya masuk di wilayah Kelurahan Susukan, Kecamatan Ungaram Timur, Kabupaten Semarang, Selasa, 6 Januari 2025 sekitar jam 05.20 WIB.
Terdapat dua kendaraan yang terlibat, hingga menyebabkan satu orang penumpang kendaraan Toyota Hiace meninggal dunia.
“Itu mobil rombongan, jenisnya Toyota Hiace dengan Mitsubishi truck crane. Dan tadi sempat kami tanya, informasi dari para penumpang Hiace itu rombongan kesusteran dari gereja di Tanjuk Priuk, Jakarta yang mau lawatan seperti takziah gitu di wilayah Bawen, Kabupaten Semarang,” kata Kasatlantas Polres Semarang, AKP Lingga Ramadhani saat dihubungi.
Ia juga mengungkapkan, bahwa rombongan kendaraan Hiace tersebut berasal dari Yayasan Susteran Marsudirini, Jakarta denga total didalamnya ada lebih dari enam orang. Sementara untuk sopir Hiace, diketahui bernama Totot Andriyanto (56) asal Batam mengantuk sebelum kejadian nahas tersebut terjadi.
“Analisa kami karena sopir ini mengantuk, ia juga kelelahan sehingga hilang fokus atau konsentrasi hingga mobil Hiace itu menabrak bagian belakang truk crane,” imbuhnya.
Disebutkannya kembali, posisi truk tersebut jalan pelan-pelan di sisi lajur paling kiri di ruas tol tersebut. Karena sopir Hiace diduga mengantuk dan kelelahan, Hiace yang ditumpangi oleh rombongan kesusteran tersebut menabrak bak truk bagian belakang tepat di sisi tengah truk itu.
“Hiace itu menabrak tepat di posisi tengah bak truk crane tersebut. Kemungkinan sopir sempat mau menghindar, tapi jarak yang begitu dekat akhirnya kendaraan Hiace itu menabrak truk dari belakang,” terangnya kembali.
Dari total 14 orang di dalam kendaraan Hiace itu, Kasatlantas Polres Semarang mengungkapkan ada satu korban meninggal dunia (MD) dan enam orang mengalami luka ringan.
“Untuk korban luka berat nihil, tapi ada satu korban meninggal dunia itu atas nama Terodius Heru Sucahya (57) berjenis kelamin laki-laki asal Tugu Selatan, Koja, Jakarta Utara, beliau meninggal dunia dalam posisi keadaan luka-luka di kepala, dan lecet pada kaki sebelah kiri,” jelasnya kembali.
Untuk identitas pengemudia, baik Hiace dan truk crane juga sudah dikantongi oleh jajaran Satlantas Polres Semarang, di mana untuk pengemudi Hiace ialah Totot Andriyanto (56) warga Batam, dan pengemudi truk crane ialah Andi Slamet Suwandi (55) warga Lampung.
Sedangkan untuk enam korban luka ringan, ialah diantaranya Ignasius Suharno (45) warga Kulon Progo yang mengalami luka sobek di kepala, lalu Antonius Yuwono Trisunu (42) warga Jakarta Utara mengalami luka nyeri di dada sebelah kiri, Brigita Putri Milo Deru (36) warga Jakarta Utara yang mengalami luka sobek di mulut dan hidung hingga mengeluarkan darah.
Lalu korban luka ringan lainnya yakni, Silvia Ditya (46) warga Jakarta Utara yang alami luka nyeri di tangan dan sobek pada pipi sebelah kiri, kemudian Sundari (56) warga Jakarta Utara yang alami luka nyeri di tangan sebelah kiri, serta Imanuel Kotan (35) warga Jakarta Utara yang mengalami luka nyeri di dada.
“Kami masih menangani korban-korban, dan Alhamdulillah semua korban sudah tertangani semuanya di RSUD Ungaran, dan untuk tindak lanjut kami berikutnya kami melakukan lidik dan penyelidikan kepada pengemudi Hiace, tapi kami tunggu beliau pulih dulu karena kondisinya masih syok berat,” jelasnya.
Sehingga ketika pengemudi nanti sudah dalam kondisi pulih, maka kata Kasatlantas Polres Semarang, AKP Lingga pengemudi akan diperiksa.
“Kalau untuk kerugian material total semuanya ada sekitar Rp 5 juta,” tukasnya.
Jurnalis: Hesty Imaniar
Editor: Sekar S

































