PATI, Lingkarjateng.id – Anggota Komisi D DPRD Pati, Yoga Darmawan menyayangkan temuan kasus program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tidak memenuhi standar kelayakan.
Sebelumnya, SMPN 01 Tayu pada Jumat, 27 Februari 2026 mengembalikan MBG lantaran menu yang disajikan di luar standar gizi dan harga.
“Kami sangat menyayangkan jika benar ada menu yang tidak layak diterima siswa. Program Makan Bergizi Gratis ini tujuannya baik, untuk meningkatkan kesehatan dan konsentrasi belajar anak-anak. Jadi kualitas makanan harus benar-benar diperhatikan,” ujarnya, Jumat 6 Maret 2026.
Menurutnya, penyedia maupun pengelola program MBG harus memastikan standar kelayakan dan kandungan gizi sebelum dibagikan ke siswa.
“Jangan sampai anak-anak dirugikan. Jika ditemukan makanan basi atau tidak sesuai standar, harus segera dievaluasi dan diperbaiki. Keselamatan dan kesehatan siswa adalah prioritas utama,” tegasnya.
Yoga juga meminta dinas terkait untuk melakukan evaluasi menyeluruh agar kasus pengembalian MBG tidak terulang.
Jurnalis: Lingkarjateng Group Network
Editor: Sekar S































