SEMARANG, Lingkarjateng.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang mempercepat perbaikan infrastruktur jalan menjelang arus mudik Hari Raya Idul Fitri.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, mengatakan bahwa pihaknya telah rapat bersama Gubernur dan DPRD Jawa Tengah untuk mempersiapkan arus mudik lebaran tahun ini.
“Kemarin habis rapat kita disuruh mempersiapkan untuk menerima para pemudik, terutama kalau di Semarang itu kita untuk mencegah banjir, dan diberi waktu sepuh hari, jadi kita komit untuk persiapan itu,” katanya, Selasa, 3 Maret 2026.
Selain pencegahan banjir, pemkot juga mempersiapkan agar seluruh ruas jalan, baik jalur utama maupun alternatif yang berpotensi dilintasi kendaraan saat puncak arus mudik, bebas dari jalan berlubang.
Kepala DPU Kota Semarang, Suwarto, mengatakan percepatan penanganan kerusakan menjadi prioritas agar citra infrastruktur Kota Semarang tetap terjaga.
“Kita targetkan H-10 sudah clear semua. Kita juga minta masukan dari masyarakat ruas mana yang perlu dilakukan penanganan, apalagi saat mudik penggunanya bukan hanya warga Semarang saja,” ujarnya.
Menurutnya, seluruh titik jalan berlubang ditargetkan telah tertutup sebelum arus mudik mencapai puncaknya.
Namun apabila masih terdapat titik yang belum tertangani hingga batas waktu tersebut, perbaikan tetap akan dilanjutkan mendekati lebaran.
“Kalau masih ada yang belum, kita teruskan sampai hari H. Minimal mayoritas H-10 sudah dibenahi,” tegasnya.
Tak hanya jalan protokol, DPU juga memastikan jalur alternatif ikut menjadi perhatian. Beberapa ruas penghubung seperti kawasan Wates dan Gondoriyo di Kecamatan Ngaliyan, yang menjadi akses perbatasan Semarang–Kendal, turut masuk dalam daftar prioritas perbaikan.
Upaya ini diharapkan dapat mendukung kelancaran distribusi kendaraan serta mengurangi kepadatan di jalur utama selama periode mudik.
Jurnalis: Syahril Muadz
Editor: Rosyid





























