Kudus (lingkarjateng.id) – Jelang lebaran Idul Fitri 1447 H, daya beli masyarakat terhadap produk-produk makanan mengalami peningkatan selama Ramadan. Polres Kudus memastikan produk-produk makanan yang dijual di pasaran tetap aman dan layak konsumsi.
“Kami ingin memastikan bahwa makanan yang diedarkan untuk masyarakat terutama menjelang lebaran bisa layak konsumsi dan layak edar,” kata Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo saat pengecekan ke pasar modern Ada di Kelurahan Purwosari, Kamis (5/3).
“Hari ini kami baru cek satu lokasi, besok kita akan lanjutkan ke tempat yang lain,” imbuhnya.
Pengecekan dilakukan terhadap produk-produk makanan yang biasanya dibeli masyarakat untuk berbagi selama momen lebaran. Termasuk, pengecekan terhadap parcel lebaran yang dijual di pasaran.
“Alhamdulillah dalam pengecekan ini tidak ditemukan barang-barang yang ekspired atau rusak. Semuanya layak untuk dikonsumsi dan layak untuk diedarkan kepada masyarakat,” ungkapnya.
Selain melakukan pengecekan keamanan produknya, ia juga memastikan stok bahan pokok di pasaran tetap aman. Contohnya seperti minyak, gula dan beras.
“Secara umum semuanya tersedia dan tidak ada lonjakan harga,” ujarnya.
Sementara itu, Manajer Pasar Swalayan Ada Kudus, Setyowati memgatakan, pihaknya rutin melakukan pengecekan secara berkala terhadap produk makanan yang dijual kepada masyarakat.
“Tadi sudah dicek bahwa produk makanan yang kami jual kebanyakan expired tahun 2027. Untuk yang expired tahun 2026 sudah sedikit, jadi terjamin aman,” kata dia.***
Jurnalis : Nisa Hafizhotus Syarifa
Editor : Fian






























