SEMARANG, Lingkarjateng.id – Dalam peringatan hari ulang tahun Satuan Relawan Indonesia Raya (Satria) yang ke-17 tahun, sayap partai Gerindra tersebut bangga telah menempatkan kader-kadernya di posisi strategis.
Heri Pudyatmoko Sekretaris DPD Gerindra Jateng yang juga Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah menyatakan bahwa walaupun kader Satria banyak menduduki posisi strategis, ia berharap para kader sayap partai besutan Presiden Prabowo tersebut dapat lebih militan.
“Kami menyampaikan Dirgahayu buat Satria dulu ya. Jadi, harapan kami tentunya Satria jauh lebih bagus daripada sebelumnya ya karena sebelumnya saya adalah ketua Satria. Jadi, kami minta Satria jauh lebih bagus, jumlah jauh lebih militan, jauh lebih loyal ya,” ujarnya, saat diwawancarai awak media di Kantor DPD Gerindra Jateng, Jumat, 30 Mei 2025.
Sedangkan menurutnya, Kader Satria yang telah melewati fase pengkaderan dan berkualitas, dapat menjadi pengurus partai Gerindra.
“Tapi untuk partai tentunya kami atas nama partai, berharap Satria adalah kawah candradimuka untuk pengkaderan dan akhirnya bisa kami tarik untuk menjadi pengurus inti di masing-masing kabupaten,” jelasnya.
Lebih lanjut, Heri juga menyatakan bahwa kedepan para Kader Satria akan diberi kesempatan maju dalam perhelatan pemilihan calon legislatif.
“Dan kami juga akan memberikan ruang kepada Satria untuk nanti di 2029 untuk bisa menggelontorkan kadernya untuk maju di Pileg,” tegasnya.
Pihaknya juga membeberkan bahwa beberapa kader Satria telah menduduki posisi stratesgis seperti Wakil Bupati di bidang eksekutif dan anggota legislatif.
“Seperti wakil bupati Wonogiri, Karanganyar, ada Magelang, ada juga beberapa lagi sebelumnya, mereka berangkat dari kader Satria dan juga ketua DPC itu banyak banget yang dari Satria, mereka berangkat untuk masuk ke Partai Gerindra,” tuturnya.
Sedangkan Dwi Yasmanto Ketua Pengurus Daerah (PD) Satria Gerindra Jateng menyatakan bahwa kader Satria memang dibentuk untuk menjadi pendistribusi calon pengurus partai Gerindra.
“Jadi pengurus Partai Gerindra itu khususnya Jawa Tengah betul-betul menempatkan sosok pengurus yang sudah paham apa itu kegerindraan. Tentunya itu digembleng dulu di sayap-sayap partai seperti Satria, itu harapannya mereka berkegiatan dulu di sayap baru kemudian nanti menjadi pengurus Partai Gerindra,” jelasnya.
Pihaknya juga menambahkan bahwa hal tersebut dilakukan sebagai langkah untuk memilih dan memilah kader yang benar-benar militan dan berkualitas, sebelum menjadi bagian dari Partai Gerindra.
“Sehingga ibaratnya tidak beli kucing dalam karung. Betul-betul yang menduduki kepengurusan Partai Gerindra itu orang-orang yang sudah qualified, berkualitas, memiliki kompetensi dan sudah tahu budaya tradisi Partai Gerindra gitu,” imbuhnya.
Ia juga berharap kader-kader Satria dapat memberikan gerakan dan kontribusi nyata di Partai Gerindra dan tentunya bermanfaat di masyarakat.
“Jadi harapan kami di ulang tahun Satria Jawa Tengah yang ke- 17 ini khususnya Provinsi Jawa Tengah. Kami berkomitmen untuk terus menggembleng kader kami Satria dan berharap teman-teman Satria itu berkontribusi nyata di masyarakat dan membawa nama Partai Gerindra,” pungkasnya.
Jurnalis: Syahril Muadz
Editor: Sekar S





























