Demak (lingkarjateng.id) – Seorang bocah berusia lima tahun dilaporkan hanyut di Sungai Seruni, Desa Prampelan, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, saat bermain bersama kakeknya, Jumat (6/3) petang.
Setelah dilakukan upaya pencarian oleh tim SAR gabungan, korban akhirnya berhasil ditemukan pada Sabtu (7/3) pagi.
Kapolsek Sayung, AKP Suprapto, mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.10 WIB. Korban diketahui bernama Muhammad Rafasya Alfariq (5), warga Dukuh Prampelan, Desa Prampelan, Kecamatan Sayung.
Ia menjelaskan, kejadian bermula saat korban bermain di jalan tepi Sungai Seruni bersama kakeknya. Namun beberapa saat kemudian, sang kakek tidak lagi mengetahui keberadaan cucunya tersebut.
“Korban bersama kakeknya sedang bermain di jalan pinggir Sungai Seruni. Selang beberapa saat, kakek korban tidak mengetahui lagi keberadaan korban,” ujar Suprapto.
Tak lama setelah itu, seorang saksi bernama Suparmo (70) mengaku melihat seorang anak tercebur ke sungai. Saksi menyebut anak tersebut sempat terlihat timbul tenggelam sebelum akhirnya hilang dari pandangan.
“Seorang saksi melihat ada anak tercebur di sungai dan timbul tenggelam sebanyak tiga kali, kemudian hilang tidak diketahui keberadaannya,” jelasnya.
Mengetahui kejadian itu, warga bersama tim gabungan langsung melakukan operasi pencarian dan penyelamatan (Opsar). Namun hingga malam hari di hari pertama pencarian, korban belum berhasil ditemukan sehingga operasi dihentikan sementara dan dilanjutkan keesokan harinya.
Pada hari kedua pencarian, korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 07.15 WIB dengan jarak kurang lebih 20 meter dari titik awal kejadian.
Sementara itu, Zanari, salah seorang relawan BPBD Demak yang turut melakukan pencarian terhadap korban. Ia mengatakan korban berhasil ditemukan oleh tim pencari pada Sabtu pagi.
“Alhamdulillah untuk operasi laka air di Sungai Prampelan saat ini korban sudah ditemukan pada Sabtu pagi sekitar pukul 07.15 WIB, kurang lebih berjarak 20 meter dari titik kejadian,” ujarnya.
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian dinyatakan selesai dan ditutup. Zanari juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.
“Semoga korban diberikan husnul khatimah, keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Terima kasih juga kepada semua pihak yang turut membantu dalam proses pencarian,” pungkasnya. ***
Jurnalis : Burhan
Editor : Fian
































