PATI, Lingkarjateng.id – Wakil Ketua (Waka) I DPRD Pati, Hardi, mengingatkan kepada seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk tidak nakal dan main-main soal anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Hal itu ia sampaikan menyusul banyaknya keluhan masyarakat terkait menu MBG yang tidak sesuai dengan anggaran negara.
Hardi mengaku sudah mendapatkan tugas khusus dari Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, untuk mengawasi jalannya MBG di Pati agar berjalan sesuai koridor.
“Saya dari Partai Gerindra mendapat mandat langsung dari Ketua Satgas MBG Jawa Tengah, Pak Sudaryono, untuk mengawasi jalannya program MBG agar berjalan baik di Kabupaten Pati,” katanya, Kamis, 19 Maret 2026.
Ia bahkan tak segan akan memberikan sanksi kepada SPPG yang nakal, mulai teguran hingga ancaman penutupan.
Langkah tegas ini diambil menyusul laporan adanya dugaan ketidaksesuaian dalam pelaksanaan MBG.
Mulai dari kualitas menu yang dinilai tidak layak, hingga indikasi penyimpangan distribusi bantuan.
“Ini program negara, tidak boleh asal jalan. Menu harus sesuai standar, bukan sekadar formalitas,” ujarnya.
Dengan adanya pengawasan yang ketat, Hardi berharap program unggulan Presiden Prabowo ini bisa berjalan baik dalam mewujudkan gizi anak-anak bangsa.
Jurnalis: Lingkarjateng Group Network
Editor: Rosyid






























