PATI, Lingkarjateng.id – Donasi Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Pati untuk korban banjir Sumatera batal disalurkan. Hal ini disampaikan Bupati Pati Sudewo, saat konferensi pers penanganan bencana di pendopo kabupaten, Minggu, 18 Januari 2026.
Ia mengatakan, alasan dari dibatalkannya pemberian bantuan tersebut lantaran untuk membantu korban banjir di 12 kecamatan di Kabupaten Pati.
Bupati Sudewo menjelaskan, keputusan tersebut telah disepakati seluruh unsur pemerintah daerah. Sementara dana yang terhimpun mencapai Rp691 juta.
“Kabupaten Pati juga terdampak bencana banjir, maka yang semula akan kami sumbangkan ke daerah lain, dengan memohon maaf, akan dipakai oleh warga Kabupaten Pati sendiri,” ujarnya.
Selain itu, Sudewo juga mengimbau keterlibatan ASN dan seluruh elemen masyarakat dalam penanganan banjir di wilayah Pati.
“Semua ASN, semua unsur pemerintah itu bekerja secara total. Tenaga kesehatan harus stand by di posko-posko, guru-guru juga ikut membantu meskipun wilayahnya tidak terdampak. Kami juga menghimbau pihak swasta dan para pengusaha untuk berpartisipasi memberikan kontribusi logistik,” jelasnya.
Bupati juga menyatakan komitmen penuh dalam penanganan bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah.
“Saya akan menangani bencana banjir ini secara serius supaya semua warga yang terdampak banjir itu bisa terlayani kebutuhan dasarnya, utamanya adalah makan, sandang, air bersih, kesehatan, dan juga penanganan pasca banjir yaitu membersihkan lumpur,” tegas Sudewo.
Ia menambahkan, seluruh penanganan akan ditindaklanjuti secara detail dengan kerja tim yang terorganisir.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Pati juga menetapkan status tanggap darurat bencana banjir selama 14 hari, terhitung sejak 9 Januari hingga 23 Januari 2026.
Ia memaparkan, banjir berdampak pada 12 kecamatan dan 136 desa, dengan 61.606 warga terdampak, 20.194 rumah terendam, serta 2 korban jiwa meninggal dunia. Kerugian material ditaksir mencapai ratusan miliar rupiah, meliputi sektor pertanian, perikanan, dan infrastruktur.
Jurnalis: Lingkarnews Network
Editor: Sekar S

































