PATI, Lingkarjateng.id – Aplikasi membaca buatan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah (Arpusda) Kabupaten Pati yakni i-Pari Pintar, hanya menarik puluhan pembaca per bulannya.
Diluncurkan sejak tahun 2021 lalu, i-Pati Pintar bertujuan untuk mendongkrak minat baca masyarakat Pati. Pada tahun 2024 ini, jumlah rata-rata per bulan pengunjung aplikasi tiap bulannya hanya tembus 20 sampai 30 akun atau pengunjung.
“Jadi dalam satu bulan secara normal itu biasanya kurang lebih 20 sampai 30 akun atau orang yang mengakses i-Pati Pintar,” kata Puguh Saefullah, Pustakawan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah (Arpusda) Kabupaten Pati, Rabu 19 Juni 2024.
Akses Aplikasi i-Pati Pintar sendiri, per satu akun hanya bisa meminjam 3 eksemplar buku saja. Selanjutnya, jika sudah mencapai kurun waktu satu minggu buku yang dipinjam akan kembali dengan sendirinya.
“Kalau untuk orang yang meminjam, karena untuk peminjaman di aplikasi i-Pati Pintar satu akun atau satu pengunjung itu bisa meminjam sampai 3 buku. Setelah satu minggu nanti otomatis hilang, kecuali nanti melakukan peminjaman lagi atau perpanjangan,” jelasnya.
Puguh menyebut, sejauh ini jumlah buku yang dipinjam dalam tiap bulannya sekitar 30 hingga 40 eksemplar. Dimana, pengunjung yang sering mengakses i-Pati Pintar merupakan kalangan siswa di tingkat SMP dan SMA. Mayoritas mereka yang mengakses i-Pati Pintar bertujuan mencari buku-buku bergenre mata pelajaran.
“Kurang lebih peminjaman Buku di Aplikasi i-Pati Pintar di antara 30 sampai 40 buku, tiap bulannya, dan itu didominasi memang kebanyakan dari siswa-siswa sekolah SMP dan SMA,” paparnya.
Sebagai informasi, jumlah buku di i-Pati Pintar pada 2023 kemarin mencapai 73.164 eksemplar. (Lingkar Network | Setyo Nugroho – Lingkarjateng.id)




























