SALATIGA, Lingkarjateng.id – Gerakan sosial di Kota Salatiga tidak selalu lahir dari program besar. Gerakan tersebut justru tumbuh dari kepekaan dan kepedulian warga. Seperti kegiatan Pasar Sandang Murah yang digagas Yayasan Hati Beriman Salatiga (YHBS).
Hasil penjualan sandang murah itu, dikumpulkan untuk membeli barang kebutuhan pokok masyarakat dan disumbangkan kepada warga yang membutuhkan. Kegiatan ini ternyata sudah berlangsung sejak lama dan konsisten.
Hingga akhir Januari 2026, Pasar Sandang Murah sudah menapaki periode ke-11. Terakhir digelar di wilayah Cebongan, Kecamatan Argomulyo pada Jumat, 30 Januari 2026.
Kegiatan ini pun mendapat apresiasi dari Sali Kota Salatiga Robby Hernawan. Menurutnya, Pasar Sandang Murah merupakan inovasi kreatif yang membantu warga memenuhi kebutuhan sandang dengan harga terjangkau.
“Program ini berdampak langsung tanpa bergantung pada proposal maupun anggaran pemerintah. Dan hasilnya nyata dirasakan oleh masyarakat. Kami siap bersinergi agar jangkauan penerima manfaat semakin luas,” kata Robby dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan, Sabtu, 31 Januari 2026.
Selain membantu ekonomi warga, Robby juga menyoroti nilai edukasi dalam program ini. Melalui penyaluran pakaian bekas layak pakai, masyarakat diajak mendukung gerakan cinta lingkungan sekaligus membangun pola hidup sederhana.
Sementara itu, Ketua YHBS Tumidi menjelaskan, program ini berawal dari empati kelompok ibu-ibu saat bencana di Donggala. Seiring waktu, antusiasme masyarakat membuatnya menjadi agenda rutin untuk membantu warga.
“Mekanisme program dimulai dari pengumpulan pakaian donasi, proses sortir ketat. Lalu dijual dengan harga sangat murah. Hasilnya kemudian dibelanjakan sembako untuk dibagikan kepada warga yang membutuhkan,” terangnya.
Jurnalis: Angga Rosa
Editor: Sekar S






























