KUDUS, Lingkarjateng.id – Puskesmas Pembantu (Pustu) Colo di Desa Colo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus mulai diresmikan pada Jumat, 9 Januari 2026. Peresmian tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris dan jajaran OPD terkait.
Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris berharap pembukaan Pustu Colo ini bisa mendukung peningkatan layanan kesehatan di Kawasan Lereng Muria. Pasalnya, wilayah tersebut selama ini jauh dari fasilitas pelayanan kesehatan.
“Alhamdulillah Pustu Colo sudah kami resmikan. Ini dalam rangka memberikan pelayanan prima bagi masyarakat Desa Colo dan sekitarnya,” katanya saat meresmikan Pustu Colo, Jumat, 9 Januari 2026.
Ia menambahkan, pembangunan Pustu Colo ini juga dalam rangka memberikan pelayanan kesehatan prima bagi wisatawan. Mengingat, lokasi Pustu Colo berada di kawasan lereng Gunung Muria yang memiliki banyak destinasi wisata seperti Makam Sunan Muria, Pijar Park, Air Terjun Montel dan lain sebagainya.
“Pustu Colo ini juga melayani para peziarah apabila membutuhkan pelayanan kesehatan. Karena lokasi pustu ini kan berada di kawasan wisata,” sebutnya.
Sam’ani berharap, inovasi pembangunan Pustu ini bisa membantu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
“Pelayanan kesehatan di Kudus sudah cukup baik, semoga dengan adanya inovasi ini bisa semakin baik,” katanya.
Sebagai informasi, Pustu Colo dibangun menggunakan anggaran dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Kabupaten Kudus tahun 2025 senilai Rp 962 juta. Sebelum adanya Pustu Colo ini, masyarakat setempat memanfaatkan Puskesmas Rejosari di Desa Rejosari, Kecamatan Dawe sebagai fasilitas layanan kesehatan terdekat.
Jurnalis: Nisa Hafizhotus S
Editor: Sekar S






























