KUDUS, LINGKAR – Bupati Kudus Sam’ani Intakoris turun langsung meninjau lokasi jembatan di sebelah barat Portal Wisata Colo, Kecamatan Dawe, yang mengalami longsor akibat hujan deras, Jumat (9/1/2026) malam.
Bupati Kudus berkomitmen memastikan penanganan bencana berjalan cepat, tepat, dan terkoordinasi demi keselamatan masyarakat.
Didampingi jajaran Polres Kudus, Bupati Sam’ani melihat langsung kondisi jembatan yang terdampak longsoran tanah dan material batuan, yang sempat menyeret dua kendaraan ke dalam jurang, masing-masing satu unit mobil dan satu unit truk.
Bupati Sam’ani menegaskan, meski malam itu kondisi cuaca yang masih berisiko, peninjauan tetap dilakukan guna mempercepat pengambilan keputusan di lapangan dan mengerahkan seluruh unsur terkait untuk melakukan penanganan darurat.
Langkah awal difokuskan pada pengamanan lokasi, evakuasi kendaraan terdampak, serta memastikan jalur wisata Colo tidak membahayakan pengguna jalan.
“Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama. Kami tidak ingin ada korban susulan akibat kondisi tanah yang masih labil. Penanganan harus dilakukan secara hati-hati, namun tetap cepat,” ujar Sam’ani di lokasi.
Ia juga menyampaikan, Pemkab Kudus akan segera melakukan langkah lanjutan, mulai dari penguatan tebing, penanganan struktur jembatan, hingga percepatan perbaikan infrastruktur yang terdampak longsor.
“Koordinasi lintas instansi harus diperkuat agar akses vital menuju kawasan wisata Colo dapat segera pulih,” imbuhnya.

Selain itu, Bupati mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk sementara waktu mematuhi pengaturan dan rambu yang telah dipasang petugas.
“Kewaspadaan bersama sangat dibutuhkan mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di wilayah pegunungan Muria,” bebernya.
Sementara itu, Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo memastikan aparat keamanan memberikan dukungan penuh dalam penanganan bencana tersebut.
Personel Polri diterjunkan bersama TNI, BPBD, dan instansi terkait untuk melakukan pengamanan lokasi, pengaturan lalu lintas, serta membantu proses evakuasi kendaraan yang terbawa longsor.
“Kami siagakan personel untuk mengamankan area dan mengatur arus lalu lintas. Masyarakat kami minta tidak mendekati lokasi longsor karena masih berpotensi terjadi pergerakan tanah,” tegas AKBP Heru.
Jurnalis : Fathur Rohman






























