Peserta Unjuk Rasa di Jateng Diimbau Hormati Bulan Ramadhan

ILUSTRASI: Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh mahasiswa di Semarang. (Istimewa/Lingkarjateng.id)

ILUSTRASI: Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh mahasiswa di Semarang. (Istimewa/Lingkarjateng.id)

SEMARANG, Lingkarjateng.id – Sejumlah elemen mahasiswa dan masyarakat dari beberapa kota berencana melakukan aksi unjuk rasa secara nasional pada Senin (11/04) di Kota Semarang.

Terkait pengamanan unjuk rasa, Polda Jateng telah menyiapkan personel dan mengimbau para peserta unjuk rasa tetap mematuhi aturan hukum, bersikap tertib dan menghormati nuansa bulan Ramadhan sebagai bulan ibadah.

“Unjuk rasa merupakan bagian dari demokrasi dan dijamin oleh undang-undang. Untuk itu kami siap melakukan pengawalan dan pengamanan agar kegiatan tetap berjalan tanpa mengganggu aktivitas masyarakat lain,” kata Kapolda Jateng, melalui Kabid Humas Kombes Pol M Iqbal Alqudusy, Minggu (10/4).

Kapolda Jateng Sebut Masalah Wadas telah Selesai

Kabid Humas Iqbal juga mengimbau, peserta unjuk rasa tidak anarkis serta mematuhi batas jam pelaksanaan kegiatan. 

“Apalagi sore hari sekitar jam 17.30 WIB saat ini warga sudah memasuki masa persiapan buka puasa dan ibadah salat magrib. Kami harap peserta menyampaikan aspirasi secara tertib dan santun serta tidak anarkis,” ujarnya.

Terkait personel pengamanan, Kabid Humas menyatakan Polda Jateng telah menyiapkan petugas dari berbagai fungsi kepolisian serta tim negosiator dari unsur polwan. Polda Jateng juga tetap mengedepankan pengamanan dengan unsur humanis.

Polda Jateng Gelar Sidak Minyak Goreng

Selain itu, akan tetap bertindak sesuai Standar Operasional Pekerja (SOP) yang ada.

Polda Jateng akan mengamankan secara soft dan humanis. Untuk itu kami mohon kerja sama para peserta untuk tertib, tidak anarkis,” tutup dia. (Lingkar Network | Adhik Kurniawan – Koran Lingkar)