Diduga Berbuat Asusila, Warga Ramai-Ramai Laporkan Sekdes Waru Kecamatan Jepon-Blora

AUDIENSI DESA WARU

AUDIENSI: Warga Desa Waru menyampaikan tuntutannya kepada Camat Jepon, Blora, supaya Sekdes Waru yang diduga berbuat asusila untuk segera ditindak tegas. (Lilik Yulianto / Lingkarjateng.id)

BLORA, Lingkarjateng.id – Sekitar 20 orang lebih warga Desa Waru mendatangi Kantor Kecamatan Jepon, Blora, pada Minggu (28/11). Kedatangan mereka untuk melakukan audiensi dan meminta ketegasan Kepala Desa Waru atas dugaan asusila yang dilakukan Sekretaris Desa (Sekdes) Waru dengan pembantunya.

Dalam audiensi tersebut tiga perwakilan warga diterima langsung oleh Camat Jepon, didampingi Kapolsek Jepon, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Waru. Camat Jepon, Suharto mengatakan pihaknya telah menerima keluhan warga Desa Waru dan pihaknya bertindak sebagai koordinator di wilayah.

“Ini bentuk komunikasi dengan masyarakat wilayah Jepon, yang terpenting sesuai dengan prosedur yang ada,” ungkapnya.

Menurutnya, permasalahan ini sebenarnya bisa diselesaikan di tingkat desa. Keputusan pun berada di tangan kepala desa sesuai dengan aturan yang ada.

Terlibat Kasus Tambang Ilegal, Tugas Kades Digantikan Pelaksana Tugas

“Laporan ini akan saya tampung, selanjutnya untuk laporan ke Bupati,” ungkapnya.

Sementara itu, Ahmad Ali salah satu warga berharap persoalan ini segera dituntaskan. Ketegasan kepala desa sangat diharapkan oleh pihaknya, untuk menindak tegas Sekdes yang diduga melakukan asusila dengan pembantunya.

“Sejak awal kami ingin diselesaikan di desa, tetapi Pak Kades sendiri pun kelihatannya lebih memilih menghindar. Kami paham aturan tersebut, agar Kades tersebut diberikan sanksi,” ungkapnya. 

Menurutnya, seorang pejabat di desa seharusnya menjadi panutan. Namun, dengan adanya tindakan tersebut, membuat pandangan orang dari luar desa terhadap desanya kurang baik. (Lingkar Network | Koran Lingkar Jateng)