GROBOGAN, Lingkarjateng.id – Kepolisian Resor (Polres) Grobogan meningkatkan patroli sahur selama bulan Ramadan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) pada malam hingga menjelang waktu sahur.
Kegiatan patroli yang dilakukan personel Satuan Samapta Polres Grobogan tersebut difokuskan pada sejumlah titik yang dinilai rawan, seperti ruas jalan utama, kawasan permukiman, serta lokasi yang kerap menjadi tempat berkumpulnya remaja pada malam hari.
Kasat Samapta Polres Grobogan AKP Candra Bayu mengatakan, patroli sahur merupakan upaya preventif untuk mencegah berbagai aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan selama Ramadan.
“Patroli sahur ini kami lakukan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas seperti perang sarung, penggunaan petasan, sound horeg, hingga aksi balap liar yang kerap muncul pada malam hingga menjelang sahur,” ujar AKP Candra Bayu, Jumat, 6 Maret 2026.
Dalam pelaksanaannya, kata AKP Candra, pihaknya tidak hanya memantau situasi keamanan, tetapi juga memberikan imbauan secara humanis kepada para remaja yang masih berkumpul di luar rumah agar tidak melakukan kegiatan yang dapat mengganggu ketertiban masyarakat.
Menurutnya, perang sarung yang kerap dianggap sekadar permainan oleh remaja berpotensi memicu konflik maupun perkelahian antar kelompok jika tidak dicegah sejak dini.
Selain itu, penggunaan petasan dinilai memiliki risiko tinggi karena dapat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain, sekaligus mengganggu kenyamanan warga yang sedang beristirahat.
“Begitu juga dengan penggunaan sound horeg dan aksi balap liar yang sering dilakukan oleh sejumlah pemuda pada malam hari. Aktivitas tersebut sangat berpotensi menimbulkan gangguan keamanan serta membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya,” jelasnya.
Melalui kegiatan patroli sahur tersebut, Sat Samapta Polres Grobogan berharap potensi gangguan kamtibmas yang biasanya meningkat selama Ramadan dapat ditekan.
AKP Candra juga mengimbau masyarakat, terutama para orang tua, untuk turut berperan dalam mengawasi aktivitas anak-anak mereka agar tidak terlibat dalam kegiatan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
“Kami berharap para orang tua dapat memberikan pengawasan kepada anak-anaknya, terutama pada malam hari hingga menjelang sahur, agar tidak terlibat dalam kegiatan yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas,” pungkasnya.
Jurnalis: Ahmad Abror
Editor: Rosyid

































