SEMARANG, Lingkarjateng.id – Bupati Kendal Dico M. Ganinduto yang maju ke Pilwalkot Semarang berdasarkan penugasan Partai Golkar, mengaku mundurnya Airlangga Hartarto dari jabatan ketua umum tak memengaruhi pencalonan dirinya.
“Ya tentunya harapannya ya tidak ada perubahan. Tapi kita sebagai kader partai, tentunya kita tegak lurus dengan apa yang menjadi keputusan. Tentunya akan kita diskusikan. Ya insyaallah tidak ada perubahan,” ungkapnya yang juga merupakan keponakan Airlangga Hartarto itu.
Saat ini, Dico masih berusaha mengamankan tiket untuk maju Pilwalkot Semarang 2024. Pihaknya menyatakan akan segera melakukan pertemuan antarpartai, di antaranya dengan PSI dan NasDem, untuk memenuhi syarat 10 kursi.
Namun, Dico juga berharap Gerindra mau ikut bergabung dalam koalisi untuk mengusung dirinya sebagai bakal calon wali kota (bacawalkot) di Pilwalkot Semarang.
“Kita akan segera lakukan pertemuan 3 partai antara partai Golkar, PSI, dan NasDem. Karena di tiga partai tersebut tentunya kita sudah memiliki 10 kursi, tapi tentunya kita masih menunggu juga partai-partai lain. Khususnya Gerindra, harapannya ini bisa jadi koalisi yang besar. Intinya kita masih menunggu koalisinya terbentuk,” ujarnya.
Ditanya soal peluang Melly Pangestu menjadi wakilnya, Dico menegaskan bahwa sampai saat ini belum ada kesepakatan siapa yang akan mendampinginya pada Pilwalkot Semarang 2024.
“Ya tentunya masing-masing partai nanti akan mengusulkan kadernya masing-masing. Tapi sampai hari ini memang belum ada kesepakatan siapa yang akan menjadi calon wakil walikotanya, dan ini nantinya akan dikomunikasikan dengan para pimpinan partai koalisi ketika sudah terbentuk secara konkret,” tandasnya. (Lingkar Network | Syahril Muadz – Lingkarjateng.id)































