SEMARANG, Lingkarjateng.id – Program Gentengisasi di Jawa Tengah diperkirakan membutuhkan 1,1 juta keping genteng pada tahap awal peluncuran. Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Heri Pudyatmoko meminta pemerintah memprioritaskan industri kecil menengah (IKM) genteng lokal untuk memasok kebutuhan program tersebut.
Program Gentengisasi rencananya diluncurkan di Jawa Tengah pada akhir November 2026. Program ini menjadi bagian dari Gerakan Indonesia ASRI.
“Program ini harus bisa menjadi peluang bagi industri genteng lokal untuk berkembang. Perajin perlu mendapat kesempatan memenuhi kebutuhan program, tentu dengan tetap memperhatikan standar kualitas dan ketentuan yang berlaku,” ungkap Politisi Partai Gerindra ini, Selasa, 13 Oktober 2026.
Pemprov Jateng sendiri telah menyiapkan 21 IKM genteng lokal untuk memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI). Puluhan IKM tersebut tersebar di Banyumas, Pekalongan, Banjarnegara, Kebumen, Jepara, Grobogan, Sukoharjo, dan Magelang.
Untuk pengujian mutu dan sertifikasi SNI tersebut, Pemprov Jateng mengalokasikan anggaran Rp241,08 juta. (Adv)

Editor: Sekar




























