Semarang (lingkarjateng.id) – Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang mempercepat pembenahan drainase di Jalan Gajah dan Jalan Medoho untuk mengatasi genangan yang kerap meluap hingga ke badan jalan.
Perbaikan dilakukan dengan memperbesar kapasitas saluran dan membangun crossing guna memperlancar aliran air menuju Sungai Sodor.
Kepala DPU Kota Semarang Suwarto mengatakan, pembangunan crossing di persimpangan Jalan Medoho–Gajah menggunakan box culvert berukuran 2 x 2 meter telah selesai.
Saat ini, pekerjaan memasuki tahap perataan jalan sebelum kembali dibuka untuk lalu lintas. “Pemasangan box culvert di Medoho sudah selesai. Saat ini tinggal proses perataan jalan dan dalam waktu dekat sudah bisa dibuka kembali untuk lalu lintas,” kata Suwarto, pada Jumat (9/10).
Sementara itu, peningkatan kapasitas drainase di Jalan Gajah masih berlangsung. Saluran sepanjang sekitar 300 meter tersebut diperlebar menggunakan konstruksi U-Ditch berukuran lebar dan kedalaman masing-masing 1,2 meter.
Menurut Suwarto, progres pengerjaan telah melampaui jadwal yang ditetapkan, dengan deviasi positif sekitar 20 persen. DPU menargetkan pekerjaan saluran tersebut rampung pada awal November 2026.
“Untuk saluran di Jalan Gajah, kita perlebar menggunakan konstruksi U-Ditch lebar 1,2 meter dan dalam 1,2 meter. Progresnya sangat bagus, plus 20 persenan, sehingga awal November ini diproyeksikan rampung,” ujarnya.
Pembenahan ini ditujukan untuk memperlancar aliran limpasan air hujan menuju Sungai Sodor. Dengan kapasitas saluran yang lebih besar, air diharapkan tidak mudah meluap ke permukaan jalan saat hujan deras.
Namun, DPU juga mengkaji kemungkinan penambahan pompa air di kawasan tersebut. Opsi ini disiapkan untuk mempercepat penyedotan air ketika curah hujan tinggi.
“Jadi semoga genangan tidak berlarut dan mengganggu aktivitas pengguna jalan,” pungkasnya. (Lingkar Network/Syahril)***
Editor : Adi Arfian




























