PEKALONGAN, Lingkarjateng.id – Perkembangan harga Sembilan Bahan Pokok (Sembako) di Kabupaten Pekalongan terpantau stabil meskipun wilayah tersebut tengah dilanda bencana.
Berdasarkan laporan monitoring harga per Selasa, 27 Januari 2026, seluruh komoditas strategis tercatat tidak mengalami kenaikan dan masih berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET).
Data Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Dinperindag) Kabupaten Pekalongan menunjukkan, harga beras IR 64 premium tetap di angka Rp14.500 per kilogram, sementara IR 64 medium Rp13.200 per kilogram. Komoditas gula pasir juga stabil di harga Rp17.000 per kilogram, disusul minyak goreng curah Rp19.500 per kilogram dan minyak goreng kemasan premium Rp21.000 per liter.
Stabilitas harga juga terjadi pada komoditas protein hewani. Harga daging sapi masih bertahan di Rp135.000 per kilogram, daging ayam ras Rp40.000 per kilogram, dan ayam kampung Rp80.000 per kilogram. Sementara itu, harga telur ayam ras justru mengalami penurunan.
Viral Warga Tirto Pekalongan Protes Penanganan Banjir, Ini Respons Pemkab
Analis Perdagangan Ahli Muda Dinperindag Kabupaten Pekalongan, Heri Purnomo, menyampaikan bahwa secara umum kondisi harga kepokmas masih terkendali meski terjadi bencana di sejumlah wilayah.
“Di tengah situasi bencana yang melanda Kabupaten Pekalongan, harga masih stabil, normal, dan di bawah HET. Bahkan ada penurunan harga untuk telur ayam ras dari sebelumnya Rp28.000 menjadi Rp27.500 per kilogram,” ujar Heri saat diwawancarai, Selasa, 27 Januari 2026.
Selain stabilitas harga, Heri memastikan ketersediaan stok kebutuhan pokok di pasaran dalam kondisi aman. Hal ini menjadi faktor penting dalam menjaga daya beli masyarakat serta mencegah lonjakan harga akibat kepanikan pasar.
“Untuk stok, kami pastikan cukup aman,” tegasnya.
BPBD Kabupaten Pekalongan Ungsikan 17 Warga Terdampak Tanah Gerak
Adapun komoditas lain seperti cabai, bawang merah, bawang putih, tahu, dan tempe juga tidak mengalami perubahan harga. Cabai rawit merah masih berada di harga Rp45.000 per kilogram, bawang merah Rp35.000 per kilogram, tahu Rp500 per biji, dan tempe Rp5.000 per potong.
“Kami terus melakukan pemantauan harga secara berkala untuk memastikan distribusi berjalan lancar dan harga tetap stabil, terutama di tengah kondisi darurat bencana yang berpotensi memengaruhi aktivitas ekonomi masyarakat,” pungkasnya.
Jurnalis: Fahri Akbar
Editor: Sekar S
































