KENDAL, Lingkarjateng.id – Polres Kendal melakukan aksi penanaman 1.000 pohon di kawasan Kedung Pengilon, Desa Tunggulsari, Kecamatan Brangsong, Kabupaten Kendal, Selasa, 13 Januari 2026. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Kendal AKBP Hendry Susanto Sianipar tersebut juga diikuti unsur pemerintah daerah, TNI, tokoh masyarakat, serta warga setempat.
Tujuan dilakukan kegiatan itu yakni untuk memperbaiki ekosistem, menghijaukan kembali lahan yang dinilai mulai kritis, serta mendukung upaya pelestarian lingkungan di wilayah Kendal.
Kapolres Kendal AKBP Hendry Susanto Sianipar mengatakan, peran kepolisian tidak terbatas pada menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tapi juga ikut berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan.
“Polri, khususnya Polres Kendal, tidak hanya menjaga kamtibmas, tetapi juga menjaga lingkungan agar tetap asri. Kegiatan ini berawal dari laporan masyarakat bahwa ekosistem di sini mulai berkurang dan perlu dihijaukan kembali,” kata Hendry dalam keterangan tertulis yang diterima, Selasa, 13 Januari 2026.
Ia menjelaskan, penanaman pohon merupakan langkah konkret untuk mencegah kerusakan lingkungan yang dapat memicu bencana alam, seperti banjir dan longsor.
Menurut Hendry, beberapa wilayah di Kendal telah dipetakan sebagai kawasan lahan kritis yang membutuhkan perhatian khusus.
“Menanam kembali pohon dan melakukan reboisasi di daerah yang diperkirakan darurat kritis adalah hal yang harus segera dilakukan,” tuturnya.
“Saya berharap satu anggota menanam satu pohon dan apa yang kita lakukan hari ini bisa dirawat dengan baik oleh masyarakat,” lanjut dia.
Sementara itu, Kepala Desa Tunggulsari Abdul Wahid mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia berharap penanaman pohon ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan desanya.
“Kami sangat bahagia dengan adanya kegiatan ini. Semoga bermanfaat bagi Desa Tunggulsari dan bisa dinikmati oleh generasi mendatang,” kata Abdul Wahid.
Polres Kendal berharap aksi ini dapat menjadi contoh kolaborasi antara aparat, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Editor: Sekar S































