PATI, Lingkarjateng.id – Sejumlah ruas jalan di Kabupaten Pati rusak akibat hujan yang tidak kunjung reda dalam lima hari terakhir. Kondisi ini menyebabkan rawan kecelakaan lantaran banyak genangan air yang menutupi badan jalan.
Terpantau pada Selasa, 13 Januari 2026 beberapa ruas jalan masih tergenang air, seperti di Jalan Tayu-Dukuhseti, Jalan Pati-Juwana, dan Jalan Gempolsari-Winong. Akibatnya, terjadi kepadatan arus lalulintas di sejumlah titik.
“Dari arah Juwana menuju Pati update terkini arus lancar. Himbauan kepada pengguna jalan agar berhati-hati karena ada jalan berlubang. Anggota di sana memberi himbauan kepada pengendara agar berhati-hati karena banyak lubang,” kata Iptu Anang Sugiarto, anggota Satlantas Polresta Pati yang terjun langsung mengurai kemacetan, Selasa 13 Januari 2026.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Bidang Bina Marga, sampai saat ini belum melakukan pendataan terkait ruas jalan yang rusak akibat banjir.
Kabid Bina Marga Hasto Utomo, menyampaikan jika pihaknya belum melakukan pendataan mengingat sejumlah ruas jalan masih tergenang banjir. Jika nantinya banjir telah selesai, pihaknya bersama dinas terkait bakal melakukan pendataan untuk kemudian dilakukan perbaikan.
“Kalo kerusakan jalan akibat banjir belum di data. Nanti biasanya kami melakukan pendataan bersamaan dengan survei kondisi jalan seluruh kabupaten,” kata Hasto.
Pihaknya juga akan terus melakukan monitoring wilayah yang berpotensi mengalami kerusakan jalan, sebelum dilakukan pendataan.
Jurnalis: Lingkarnews Network
Editor: Sekar S





























