BOYOLALI, Lingkarjateng.id – Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ahmad Luthfi, memastikan pemotongan dana transfer ke daerah (TKD) pada 2026 tidak mengganggu kondisi fiskal Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng.
“Tidak ada masalah, karena kita sudah punya skala prioritas. Tahun 2025 infrastruktur, 2026 swasembada pangan. Kita sudah punya perencanaan,” katanya saat kunjungan kerja di Kabupaten Boyolali, Rabu, 8 Oktober 2025.
Luthfi menjelaskan, total dana transfer pemerintah pusat ke Pemprov Jateng dan 35 pemerintah kabupaten/kota pada 2026 sebesar Rp60,96 triliun. Angka itu turun Rp12,597 triliun dibandingkan tahun 2025.
Secara rinci, dana transfer dari pemerintah pusat ke Pemprov Jateng tahun 2026 sebesar Rp7,3 triliun.
Sedangkan, dana transfer ke pemerintah kabupaten/kota di Jateng sebesar Rp53,19 triliun.
Luthfi mengatakan kegiatan yang dilakukan pada 2026 akan difokuskan ke hal-hal yang bersentuhan dan bermanfaat langsung bagi masyarakat.
“Prinsipnya Jawa Tengah tidak terganggu dengan kegiatan ini,” tegasnya.

Sumber: Humas Pemprov Jateng
Editor: Rosyid






























