SALATIGA, Lingkarjateng.id – Sebanyak 30 pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) sektor kerajinan di Kota Salatiga mengikuti kurasi produk kerajinan yang digelar Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Disperinnaker pada 3–4 Maret 2026. Kurasi ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas produk puluhan UMKM tersebut agar bisa menembus pasar nasional.
Dalam proses kurasi, setiap peserta mempresentasikan produknya di hadapan tim kurator. Penilaian dilakukan secara menyeluruh, mulai dari kelengkapan legalitas usaha seperti Nomor Induk Berusaha (NIB), orisinalitas desain, kualitas bahan, hingga strategi penetapan harga.
Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Kali Taman Kantor Setda Kota Salatiga itu, mendapat dukungan Dekranasda Kota Salatiga.
Ketua Dekranasda Retno Robby Hernawan mengatakan, kurasi menjadi langkah penting untuk memastikan produk kerajinan lokal memiliki standar yang mampu bersaing di pasar nasional.
Menurutnya, pelaku UMKM tidak cukup hanya mengandalkan kreativitas, tapi juga harus memperhatikan aspek legalitas, kualitas produk, hingga kemasan yang menarik dan profesional. Standarisasi inilah yang menjadi kunci agar produk tidak hanya laku di pasar lokal, tetapi juga mampu menembus pasar yang lebih luas.
“Kalau ingin naik kelas dan masuk pasar nasional, semua harus dipersiapkan dengan matang. Legalitas harus lengkap, kualitas terjaga, dan packaging harus mampu menarik perhatian konsumen,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan, Kamis, 5 Maret 2026.
Ia menambahkan, kemasan produk menjadi salah satu faktor strategis dalam memenangkan persaingan pasar. Tampilan yang profesional akan meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus memperkuat citra merek.
Kegiatan kurasi ini tidak berhenti pada proses penilaian semata. Dekranasda bersama perangkat daerah dan mitra terkait berkomitmen memberikan pendampingan lanjutan, mulai dari peningkatan kapasitas produksi, penguatan branding, hingga perluasan jaringan pemasaran.
“Dengan kurasi yang terarah dan pembinaan berkelanjutan, diharapkan produk-produk unggulan Kota Salatiga semakin kompetitif dan mampu bersaing di pasar nasional, bahkan membuka peluang menuju pasar internasional,” tegas Retno.
Jurnalis: Angga Rosa
Editor: Sekar S
































