KUDUS, Lingkarjateng.id – Museum Jenang dan Gusjigang adalah salah satu destinasi yang tidak boleh dilewatkan ketika berkunjung ke Kabupaten Kudus.
Pasalnya, Museum Jenang dan Gusjigang menawarkan wisata edukasi untuk menjelajahi sejarah dan kearifan lokal yang ada di Kabupaten Kudus.
Berbagai koleksi tertata rapi pada museum yang berlokasi di Jalan Sunan Muria, Nomor 33, Desa Glantengan, Kecamatan Kukdus Kota, Kabupaten Kudus.
Koleksi yang ada di museum ini seperti miniatur proses pembuatan jenang, miniatur Menara Kudus, diorama sejarah dakwah Sunan Kudus, rumah joglo, omah kapal, pakaian adat Kudusan, sejarah para pemimpin Kudus, galeri kaligrafi, al-quran raksasa serta mini, dolanan tempo dulu, hingga alat dapur zaman dulu.
Tak hanya menyajikan cerita sejarah dan koleksi kearifan lokal Kudus, museum tersebut juga memiliki berbagai spot foto menarik.
Selain itu, pengunjung juga bisa berburu oleh-oleh, terutama jenang asli Kudus.
Pengunjung yang ingin menjelajahi Museum Jenang dan Gusjigang ini hanya perlu membayar tiket masuk sebesar Rp 10 ribu. Waktu operasionalnya yakni setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 21.00 WIB.
Salah satu pengunjung, Sofiyanto mengatakan bahwa Museum Jenang dan Gusjigang sangat cocok sebagai destinasi wisata bersama keluarga.
Menurutnya, banyak edukasi yang bisa didapatkan ketika berwisata ke museum tersebut
“Banyak manfaat jika berkunjung ke sini, kita bisa tahu peninggalan pada masa silam dan sebagainya. Utamanya sejarah Jenang Kudus dan jejak peninggalan budaya Kudus,” katanya.
Jurnalis: Nisa Hafizhotus S.
Editor: Rosyid





























