JEPARA, Lingkarjateng.id – Laga playoff perebutan tiket promosi Liga 1 antara Persijap Jepara Vs PSPS Pekanbaru Riau dipastikan akan menyedot animo tinggi dari masyarakat.
Untuk menjaga keamanan, Kepolisian Resor (Polres) Jepara pun menerjunkan ratusan personel gabungan, termasuk Bantuan Kendali Operasi (BKO) dari Satuan Brimob Polda Jawa Tengah (Jateng), Polresta Pati, dan Polres Demak.
Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso melalui Kabag Ops Kompol Sutono mengatakan bahwa persiapan pertandingan antara Persijap Jepara Vs PSPS Pekanbaru Riau itu sudah dirapatkan dengan panitia penyelenggara (panpel) pertandingan dan pihak-pihak terkait.
“Rapat koordinasi persiapan keamanan sudah kami laksanakan kemarin. Untuk keamanan, kami all out,” ujar Kompol Sutono saat ditemui usai kegiatan tactical floor game (TFG) di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK) Jepara pada Selasa, 25 Februari 2025.
Kabag Ops pun mengungkapkan, personel yang diturunkan sebanyak 495 orang. Sebab menurutnya, pertandingan yang digelar pada malam hari itu harus dijaga dengan maksimal. Pasalnya, pertandingan itu menjadi laga hidup mati Laskar Kalinyamat untuk menentukan langkah ke Liga 1 atau tetap di Liga 2 musim depan.
“Jangan sampai kejadian-kejadian (buruk) di tempat lain terjadi di Kabupaten Jepara,” ucap Kompol Sutono.
Tak hanya mengandalkan anggota Polres Jepara, kata dia, pada pertandingan Persijap Vs PSPS iTU pihaknya juga meminta Bantuan Kendali Operasi (BKO) dari Satuan Brimob Polda Jawa Tengah (Jateng), Polresta Pati, dan Polres Demak.
Untuk sistem pengamanan, Kabag Ops menyebut ada beberapa lapisan atau ring. untuk ring satu nanti sepenuhnya menjadi kewenangan dari panpel, sedangkan di dalam lapangan nanti akan dijaga 170 personel steward.
Selain mengandalkan steward, lanjut Kompol Sutono, koordinator lapangan dari masing-masing kelompok suporter juga diberi tanggung jawab untuk ikut menjaga kondusifitas (GBK) Jepara.
“Kami akan berjaga di ring 2 dan 3 dan sekitarnya,” katanya.
Selain itu, nantinya juga akan dilakukan penyekatan-penyekatan, salah satunya yaitu dengan menempatkan portal pengecekan tiket di gerbang utama stadion.
“Nanti kami sekat. Yang tidak memiliki tiket tidak boleh masuk mulai dari pintu gerbang utama,” pungkasnya.
Sementara itu, Kasihumas Polres Jepara AKP Dwi Prayitna mengajak warga masyarakat yang ingin mendukung Persijap Jepara bisa mengikuti peraturan keamanan yang ada.
“Tentunya, kami mengajak masyarakat untuk mari mendukung tim kebanggan sepak bola Jepara tentu saja dengan cara santun dan saling menghormati menjaga fasilitas yang dibangun oleh negara jangan sampai dirusak oleh pihak bertanggung jawab,” jelasnya. (Lingkar Network | HMS – Lingkarjateng.id)