KAB. SEMARANG, Lingkarjateng.id – Sebanyak 150 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) ambil bagian dalam gelaran Ngabuburit Fest 2026 yang digelar di halaman Masjid Agung Al-Mabrur, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang.
Acara yang dibuka pada Sabtu, 7 Maret 2026, itu dihadiri langsung oleh Bupati Semarang, Wakil Bupati Semarang, serta Ketua DPRD Kabupaten Semarang.
Ketua Panitia Ngabuburit Fest 2026, Samsul Ridwan, menyampaikan bahwa pelaku UMKM yang terlibat berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Semarang.
“Dalam kegiatan ini ada tiga kategori UMKM yang ikut di Ngabuburit Fest 2026 ini, yaitu UMKM yang masuk kategori fashion, kuliner, dan kategori kerajinan tangan (craft) dimana UMKM yang ikut di ajang tersebut ialah UMKM yang berasal dari wilayah Kabupaten Semarang,” jelas Samsul, Sabtu sore, 7 Maret 2026.
Samsul yang juga menjabat sebagai Takmir Masjid Agung IPHI Al-Mabrur Kabupaten Semarang menambahkan, kegiatan tersebut memang difokuskan untuk pelaku usaha mikro agar mendapat ruang pemasaran yang lebih luas.
Menurutnya, kegiatan ini ditargetkan mampu menggerakkan ekonomi mikro menjelang lebaran 2026 dengan memberikan kesempatan bagi pelaku usaha memasarkan produk mereka secara langsung kepada masyarakat.
Dalam penyelenggaraannya, panitia menyediakan 95 tenant yang diisi oleh 150 pelaku usaha mikro. Dengan demikian, satu tenant dapat digunakan oleh dua pelaku usaha.
“Dengan total tenant yang kami sediakan asa 95 tenant dengan peserta ada 150 pelaku usaha mikro di Kabupaten Semarang, sehingga satu tenant bisa diisi dua pelaku usaha mikro UMKM,” lanjut Samsul Ridwan.
Kegiatan yang berlangsung pada 7–15 Maret 2026 ini juga membuka peluang kolaborasi antara pelaku usaha mikro dengan sektor perbankan, khususnya dalam hal akses permodalan.
Pimpinan Cabang Bank Jateng Ungaran, Hari Dwi Riswanto, mengatakan dukungan pihaknya dalam kegiatan tersebut bertujuan untuk mendekatkan layanan perbankan kepada para pelaku usaha mikro di Kabupaten Semarang.
“Melalui kegiatan ini jelas menjadi sarana untuk mendekatkan produk-produk layanan perbankan dalam hal ini Bank Jateng kepada pelaku usaha yang ada di Kabupaten Semarang ini,” bebernya.
Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, yang turut hadir dalam pembukaan acara mengapresiasi berbagai pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Kami atas nama Pemkab Semarang mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak, termasuknya Bapak Ketua DPRD Kabupaten Semarang, Takmir Masjid Agung Kabupaten Semarang, Bank Jateng, Baznas, dan pihak-pihak lainnya karena acara ini dapat terselenggara dengan baik,” katanya.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya mendorong perkembangan UMKM di Kabupaten Semarang, terutama menjelang meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang Idul Fitri.
“Apalagi saat ini sudah masuk menjelang Idul Fitri, tentu kebutuhan masyarakat semakin tinggi dan semakin banyak, seperti pakaian, sembako, dan yang lainnya, bahkan kebutuhan UMKM juga tinggi,” sebutnya.
Ia berharap para pelaku usaha yang mengikuti kegiatan tersebut dapat memperoleh hasil penjualan yang maksimal sehingga mampu meningkatkan perekonomian mereka.
Jurnalis: Hesty Imaniar
Editor: Rosyid































