DEMAK, Lingkarjateng.id – Jalan Pantura Demak-Semarang yang kering dalam beberapa waktu terakhir kembali tergenang rob usai dilanda hujan deras di wilayah tersebut.
Rob mengakibatkan arus lalu lintas terhambat lantaran kendaraan yang melintas harus melaju pelan. Sementara para pengendara kendaraan roda dua lebih memilih melewati jalan perkampungan guna menghindari genangan.
Warga setempat, Iqbal, mengungkapkan bahwa genangan rob di Jalan Pantura Demak-Semarang sudah berlangsung dua hari dan semakin parah akibat hujan yang turun hampir setiap sore hingga malam.
“Sudah sejak hari Senin. Robnya muncul setelah ada hujan deras kemarinnya,” ujar Iqbal, Kamis, 14 Agustus 2025.
Menurutnya, genangan rob dipicu intensitas hujan deras yang terjadi belakangan sehingga membuat sungai di sisi utara dan selatan jalur pantura meluap.
“Kebetulan ini air rob lagi naik ditambah hujan tiap malam, jadi banjir robnya susah surut. Setahu saya sudah ada pompa, tapi tetap saja sampai hari ini belum surut,” terangnya.
Senada, Aziz mengaku pasrah dengan kondisi genangan banjir yang kembali terjadi di jalan tersebut. Padahal sebelumnya ia bahagia lantaran jalan sudah kering tanpa rob.
“Kemarin sebelum ada hujan sudah senang robnya surut. kok ini banjir lagi. Ya terpaksa trabas saja,” ujarnya.
Aziz mengaku setiap hari dirinya melintasi jalan tersebut untuk berangkat maupun pulang bekerja. Namun, lantaran rob kembali meluap ke jalan ia selalu mencuci kendaraan, lantaran takut mengalami karatan.
“Motor lebih mudah berkarat. Tapi mau bagaimana lagi, kalau lewat jalur khusus motor kan tidak tergenang rob, tapi terlalu lama. Sampai rumah motornya harus di cuci pakai air bersih setelah lewat rob biar nggak karatan,” ujarnya.
Aziz berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi banjir rob yang terjadi di jalan tersebut.
“Harapanya pemerintah segera ambil tindakan. Masa iya setiap hujan selalu rob,” harapnya.
Jurnalis: M. Burhanuddin Aslam
Editor: Ulfa
































