KENDAL, Lingkarjateng.id – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 tahun 2026 di Desa Gedong, Kecamatan Patean, Kabupaten Kendal resmi ditutup pada Rabu, 11 Maret 2026.
Upacara penutupan TMMD yang berlangsung di Lapangan Dusun Rowogandu turut dihadiri Wakil Bupati Kendal, Benny Karnadi, Dandim 0715 Kendal, Letkol Inf Bagus Setyawan, OPD terkait, Camat Patean, Kepala Desa Gedong dan masyarakat sekitar.
Danrem 073/Makutarama, Kolonel Arm Ezra Nathanael, menegaskan bahwa TMMD merupakan perwujudan kemanunggalan TNI, Pemda dan masyarakat melalui kegiatan sasaran fisik dan nonfisik.
“Untuk fisik kita sudah meninjau pengecoran jalan rabat beton, peningkatan kualitas RTLH, jembatan, pengeboran sumber air bersih, pos kamling dan banyak sekali. Kemudian sasaran nonfisik juga ada edukasi-edukasi kepada warga, pelajar, edukasi kesehatan, UMKM, peternakan dan lain sebagainya,” terangnya.
Dengan ditutupnya program TMMD Reguler ke-127, pekerjaan fisik dan nonfisik di Desa Gedong telah tercapai 100 persen.
“Pencapaian fisik dan nonfisik mencapai 100 persen. Semua apa yang sudah direncanakan itu sudah tercapai. Tahun depannya akan diadakan lagi walaupun bukan TMMD reguler tapi TMMD Sengkuyung,” ungkapnya.
Danrem berpesan agar masyarakat setempat dapat bersama-sama merawat dan menjaga seluruh hasil program TMMD ini sehingga bermanfaat bagi banyak orang.
“Kami berpesan masyarakat tetap menjaga apa yang sudah dibangun oleh TNI bersama komponen lainnya. Sehingga bisa memberikan manfaat bagi semuanya,” tambahnya.
Kepala Dispermasdes Kendal, Yanuar Fatoni, mengungkapkan bahwa penutupan TMMD juga dimeriahkan berbagai kegiatan, di antaranya pertunjukan kesenian oleh binaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, tari Maumere oleh ibu-ibu Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XXXVI Kodim 0715/Kendal.
“Kemudian untuk kegiatan tambahan dalam upacara penutupan TMMD ini ada pemberian bantuan sosial kepada penyandang disabilitas dan lansia. Terus ada bantuan alat ibadah, pelayanan kesehatan gratis dan pelayanan administrasi kependudukan. Ada juga legiatan pasar murah kemudian peninjauan ke lokasi sasaran fisik TMMD,” terang Yanuar.
Ada pula pasar murah. DispermasdesKendal menyediakan paket bahan pokok penting (bapokting) dengan harga murah yang langsung ludes tidak sampai satu jam.
Sementara itu terkait sasaran program TMMD, menurut Yanuar, setelah ditinjau semua pekerjaan sudah rampung.
“Alhamdulillah dari hasil kunjungan tadi sasaran fisik baik rabat beton, RTLH, jambanisasi, jembatan, pengeboran air bersih, pos kamling dan lainnya semuanya telah selesai 100 persen,” ucapnya.
Menurut Yanuar, program TMMD yang berlangsung di Desa Gedong juga mampu menumbuhkan kembali semangat gotong royong masyarakat.
“Sehingga dengan berakhirnya program TMMD ini diharapkan semangat gotong royong warga juga jangan selesai sampai disini,” pesannya. (Adv)
Jurnalis: Anik Kustiani
Editor: Ulfa





























