Kendal (lingkarjateng.id) – Anggota DPR RI Muhammad Haris, mengajak masyarakat mulai membudayakan hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Selain menekan angka penyakit, melalui pola hidup sehat juga berdampak pada kualitas hidup.
Hal tersebut disampaikan Muh. Haris yang juga merupakan politisi fraksi PKS dalam sebuah kesempatan sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) yang dilaksanakan di Gedung Serba Guna Desa Rejosari, Kecamatan Kangkung, pada Jumat 3 April 2026.
Dalam kegiatan tersebut Muh Haris juga menggandeng Poltekkes Semarang dengan tujuan melalui sosialisasi germas ini sebagai upaya memberikan edukasi penerapan pola hidup yang sehat kepada masyarakat.
Haris menyatakan fokus utama pada sosialisasi germas ini adalah bagaimana menurunkan angka stunting dan tuberkulosis (TBC) khususnya di Jawa Tengah dan Kabupaten Kendal.
“Kita ingin agar masyarakat bisa menghindarkan dari dua hal. Yang pertama stunting, yang kedua TBC,” ujarnya
Menurut Haris, stunting dan TBC masih menjadi persoalan yang serius yang perlu perhatian dan penanganan serius. “Stunting itu masalah besar di negara kita, dan TBC juga kita terbanyak kedua dunia setelah India,” jelasnya.
Melalui sosialisasi ini, masyarakat dapat lebih peduli terhadap kesehatan, mulai dari hal sederhana seperti rutin berolahraga, mengonsumsi makanan bergizi, hingga menjaga kebersihan lingkungan.
“Nah ini kita edukasi masyarakat, kemudian bisa menghindarkan dari dua penyakit itu. Apalagi TBC itu juga sangat bahaya sekali. Sehingga harapannya masyarakat dapat menerapkan pola hidup sehat agar terhindar dari dua penyakit ini,” harapnya.
Pada kesempatan yang sama, Plt (Pelaksana Tugas) Direktur Poltekkes Kemenkes Semarang, Sugiyanto mengapresiasi kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan bersama Anggota DPR RI Muh Haris.
Sugiyanto berharap melalui, kerjasama yang dilaksanakan kali pertama ini dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Kendal.
“Germas ini adalah sebuah gerakan bersama yang menekankan perubahan prilaku. Tantangan kesehatan saat ini baik penyakit menular maupun tidak meular sangat terkait dengan kebiasaan sehari-hari kita,” ujarnya.
Dia menyampaikan, dalam pencegahan stunting dan TBC masyarakat dapat menerapkan langkah ABCDE (Aktivitas Fisik, Buah dan Sayur, Cek Kesehatan Berkala, Diet Seimbang dan Jauhi Rokok, Enyahkan Lingkungan Tidak Sehat) pada kehidupan sehari-hari.
Turut hadir, Anggota DPRD Provinsi Jateng Ida Nurul Farida, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat pada Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Yuni Rahayuningtyas, Sekretris Dinas Kesehatan Kendal Parno dan diikuti ratusan warga di Kecamatan Kangkung, Cepiring dan Rowosari. ***
Jurnalis : Anik Kustiani
Editor : Fian






























