BLORA, Lingkarjateng.id – Polres Blora buka suara terkait dugaan kebakaran sumur minyak yang kembali terjadi di Dukuh Gendono, Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora, pada Selasa, 6 Januari 2026, sekitar pukul 15.45 WIB.
Wakapolres Blora, Kompol Slamet Riyanto, membenarkan adanya insiden kebakaran di lokasi tersebut. Namun, ia menyebut kebakaran bukan berasal dari sumur minyak, melainkan dari bull atau penampungan minyak.
“Ada kebakaran, di sana itu (TKP) ada beberapa bull. Jadi itu terbakar, oleh warga dipadamkan. Kita juga datang, dari BPBD dan saat ini sudah padam,” ujarnya usai mendatangi lokasi kejadian.
Kompol Slamet mengungkapkan di TKP terdapat belasan bull yang masih berada di lokasi dan saat ini masih dalam tahap penyelidikan.
“Ada 17 bull, yang masih ada di sana. Entah terbakar atau tidak masih dicek anggota,” katanya.
Ia menyebut penyebab kebakaran masih dalam penelusuran. Sehingga, sumber api yang mengakibatkan kebakaran belum dapat disimpulkan.
“Makanya yang dari bull itu apakah berisi minyak ataukah minyak mentah itu rekan-rekan masih di lapangan, nanti akan dicek. Apakah itu memang minyak bekas, atau memang minyak baru,” terangnya.
“Karena di sana juga dulu ada rembesan-rembesan bekas-bekas sumur lama,” sambungnya.
Ia mengungkapkan lokasi kebakaran berdekatan dengan permukiman warga, dan terletak tidak jauh dari lokasi kebakaran pada 17 Agustus 2025, yang telah menewaskan 5 warga.
“Yang terbakar kemarin itu yang di atas. Ini kurang lebih 200 sampai 300 meter, perkiraan saja ya. Ke arah kiri kalau kita jalan ke sana,” ujarnya.
“(Lokasi kebakaran) Berdekatan dengan rumah warga, pemukiman. Jarak sekitar 20-30 meter,” pungkasnya.
Jurnalis: Eko Wicaksono
Editor: Rosyid
































