KUDUS, Lingkarjateng.id – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Kudus menghadirkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tidak sekadar mengenyangkan, tapi juga menjadi sarana edukasi mengenal kekayaan kuliner Nusantara.
Kepala SPPG Polres Kudus, M. Rafi’ Projo Al Jito, menjelaskan bahwa kuliner lokal sengaja diutamakan untuk harus dihadirkan dalam program MBG. Ia menyebut, hal ini dilakukan agar anak-anak tak hanya mendapatkan asupan gizi, tetapi juga pengetahuan tentang kekayaan cita rasa bangsa.
“Setiap minggu kita tampilkan menu khas daerah di Indonesia. Setelah Soto Kudus, nanti akan ada Nasi Gandul khas Pati, Ayam Betutu dari Bali, dan berbagai menu lainnya. Tujuannya agar anak-anak tahu bahwa Indonesia itu kaya akan kuliner dan budaya,” ujar Projo, Senin sore, 3 November 2025.
Ia menjelaskan, SPPG yang berlokasi di Desa Rendeng, Kecamatan Kota Kudus ini telah beroperasi selama dua pekan terakhir. Setiap harinya, tak kurang dari 1.957 porsi makan bergizi gratis dibagikan kepada siswa-siswi dari 10 sekolah di wilayah Kudus, mulai dari tingkat TK, SD hingga SMP.
Yang membuatnya menarik, setiap pekan SPPG Polres Kudus menyajikan menu kuliner khas daerah Nusantara. Termasuk kuliner lokal khas Kudus yakni Soto Kerbau yang sarat akan nilai filosofi dan sejarah toleransi dari Sunan Kudus.
Menurut Projo, selain nikmat di lidah, menu Soto Kudus juga memiliki kandungan gizi yang tinggi. Daging kerbau yang menjadi bahan utama mengandung protein yang baik untuk pertumbuhan anak-anak.
“Kandungan protein dalam daging kerbau cukup tinggi, jadi selain enak juga menyehatkan. Kami ingin anak-anak bisa makan bergizi tanpa khawatir,” tambahnya.
Tak berhenti di situ, SPPG Polres Kudus juga memastikan seluruh proses penyajian berjalan aman dan higienis. Mulai dari pemeriksaan bahan baku, proses pengolahan, hingga pendistribusian selalu diawasi ketat oleh tim kesehatan dan relawan yang dibekali APD lengkap.
“Kita pastikan semua bahan dalam kondisi baik. Setiap tahap kita lakukan pengecekan untuk mencegah adanya gangguan kesehatan atau keracunan makanan,” jelasnya.
Program MBG ini pun mendapat sambutan hangat dari para siswa. Salah satunya, Diana, siswi SD Rendeng, yang mengaku senang bisa menikmati soto khas Kudus buatan SPPG.
“Soto kerbaunya enak banget, gurih dan lezat. Semoga SPPG Polres Kudus makin maju dan menunya makin banyak,” ujarnya.
Sementara itu, Septi, siswa lain penerima manfaat program MBG, merasa terbantu dengan adanya kegiatan ini.
“Sudah lima kali dapat makan gratis. Rasanya enak, dan lumayan bisa hemat uang saku,” ucapnya.
Jurnalis: Nisa Hafizhotus S
Editor: Sekar S






























