REMBANG, LINGKARJATENG — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar Indonesia di kancah internasional. Azka El Charida, siswa kelas VIII MTs Negeri 4 Rembang, berhasil meraih medali perunggu dalam ajang International Science, Technology and Engineering Competition (ISTEC) 2025 yang digelar di Bali.
Dalam kompetisi tingkat internasional tersebut, Azka mempersembahkan karya robotik yang dilengkapi teknologi sensor ultrasonik. Alat ini dirancang khusus untuk membantu pengendara mendeteksi objek di area blind spot, sehingga diharapkan mampu mengurangi potensi kecelakaan lalu lintas.
“Sensor ini bisa mendeteksi benda di area blind spot dan memberikan peringatan ke pengendara lewat sinyal,” ujar Azka saat mempresentasikan karyanya dalam acara pameran di MTsN 4 Sumber, Jumat (18/7/2025).
Karya Azka mendapat perhatian khusus saat dipamerkan dalam kunjungan Kepala Kemenag Rembang bersama para kepala madrasah tingkat MTs dan MA. Dengan percaya diri, Azka menjelaskan teknologi yang dikembangkan secara mandiri dengan bimbingan guru pembina di sekolah.
ISTEC 2025 diikuti peserta dari berbagai negara, termasuk Filipina dan Malaysia. Meski persaingan cukup ketat, Azka mampu membuktikan kemampuannya dan membawa pulang medali juara III untuk kategori Engineering: Robot Assembly.
Kepala MTs Negeri 4 Rembang, Mukhoyaroh, menyampaikan kebanggaannya atas prestasi ini. Ia menyebut keberhasilan Azka merupakan buah dari program riset dan pembinaan intensif yang diterapkan di madrasah.
“Kami terus mendorong siswa untuk aktif berinovasi dan ikut serta di ajang-ajang internasional. Ini awal yang baik untuk kemajuan madrasah dalam bidang sains dan teknologi,” katanya.
Prestasi ini menunjukkan bahwa madrasah tidak hanya unggul dalam pendidikan agama, tetapi juga mampu bersaing dalam inovasi teknologi. Dengan semangat dan dukungan yang tepat, generasi muda seperti Azka diharapkan dapat menjadi pionir riset masa depan Indonesia.
Jurnalis : Vicky Rio
Editor : Anas M






























