BLORA, Lingkarjateng.id – Imbas keracunan massal di SMPN 1 Blora, ratusan paket MBG ditarik oleh SPPG Karangjati. Pasalnya, pihak sekolah tidak berani memberikan menu MBG ke para siswa.
Terpantau, seluruh siswa SMPN 1 Blora dipulangkan lebih awal usai 204 siswa mengalami keracunan. Saat dipulangkan, mobil SPPG Karangjati terpaksa menarik 955 porsi paket MBG yang belum dikonsumsi.
“Total porsi yang ditarik ini ada 933 porsi MBG,” ujar seorang relawan MBG yang mengambil menu di SMP tersebut, Rabu, 26 November 2025.
Sementara itu, Kepala SMPN 1 Blora, Ainur Rofiq, mengatakan hal itu untuk mitigasi sementara keselamatan anak didik agar tak menambah korban keracunan dan dapat beristirahat.
“Mitigasi awal ini yang utama keselamatan anak-anak. Hasil koordinasi sementara kami kembalikan dulu,” terangnya.
Ratusan Siswa SMP N 1 Blora Alami Keracunan, Diduga karena Menu MBG
Ia juga menjelaskan, pihaknya belum bisa memastikan kedepannya apakah tetap menerima paket MBG dari dapur saat ini atau tidak.
“Masih koordinasi ya untuk kedepannya, kita ikuti regulasi, dan rekomendasi dari semua pihak termasuk Dinas Pendidikan,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala SPPG Karangjati 1, Nur Intan, mengatakan saat ini menu yang diduga bermasalah itu sedang diuji laboratorium oleh pihak Satgas MBG.
“Masih dicek ditunggu saja,” ucapnya.
Ia juga mengatakan, pihaknya sudah menarik menu yang diedarkan di SMPN 1 Blora setelah mendapatkan laporan insiden di sekolah itu.
“(Menu MBG) Sudah ditarik, ada 950 an porsi,” pungkasnya.
Jurnalis: Eko Wicaksono
Editor: Rosyid






























