Kekosongan Sekda Definitif Disorot Ketua DPRD Jateng, Ganjar masih Bungkam

SOSOK: Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. (ISTIMEWA/LINGKARJATENG.ID)

SOSOK: Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. (ISTIMEWA/LINGKARJATENG.ID)

SEMARANG, Lingkarjateng.id – Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo masih enggan memberikan komentar terkait alasannya yang belum melakukan seleksi ulang Sekretaris Daerah (Sekda) Jateng.

Padahal, Ketua DPRD Jateng Bambang Kusriyanto sudah mendorong orang nomor satu di Jateng itu untuk segera mengisi jabatan di eksekutif yang kosong, termasuk jabatan Sekda Jateng.

Sebagai informasi, pada Selasa (1/12/20) lalu, pansel telah menyelesaikan asesmen seleksi terbuka jabatan Sekda Jateng. Dari hasil asesmen tersebut, mencuat tiga nama teratas.

Ketiganya adalah Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jateng, Sujarwanto Dwiatmoko; Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Jateng, Mohamad Arief Irwanto; dan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Sumarno.

Namun, dari informasi yang dihimpun Lingkar Jateng, ketiga nama itu mendapat penolakan dari Pemerintah Pusat. Dan hingga kini masih tak kunjung dilakukan seleksi ulang.

Jabatan Sekda Jateng secara definiitif sendiri telah kosong sejak 25 Oktober 2019, atau 2 tahun yang lalu. Dan hanya diisi oleh Penjabat (Pj) maupun Pelaksana harian (Plh).

PJ Sekda Jateng Kosong Dua Kali

Sebelumnya juga diberitakan, Ketua DPRD Jateng Bambang Kusriyanto atau yang akrab disapa Bambang Krebo menyampaikan, Pj Sekda Jateng sendiri sudah berganti dua kali.

Yakni Herru Setiadhie dan saat ini Prasetyo Aribowo. Prasetyo sendiri saat ini juga masih aktif menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jateng.

“Kami meminta jabatan sekda definitif yang kosong segera diisi karena sudah hampir dua tahun. Tidak baik kosong terlalu lama. Ini berpengaruh dalam upaya mewujudkan good governance,” katanya, Rabu (6/10/21).

Tak hanya jabatan Sekda yang kosong sangat lama, lanjut Bambang, dua jabatan Asisten Sekda Jateng saat ini juga kosong.

Dua jabatan tersebut diisi Pelaksana harian (Plh) yang juga rangkap jabatan memimpin dinas atau badan.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat misalnya saat ini dijabat Yulianto Prabowo sebagai Plh. Yulianto saat ini juga Kepala Dinas Kesehatan Jateng.

Adapun Asisten Administrasi dijabat Sumarno sebagai Plh. Sumarno rangkap jabatan dengan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jateng.

Sementara Asisten Ekonomi Pembangunan dijabat definitif oleh Peni Rahayu. Namun, Peni saat ini juga menjabat Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jateng. (LingkarNetWork/Koran Lingkar Jateng)