SALATIGA, Lingkarjateng.id – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Cebongan, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, Sabtu, 29 November 2025 sekitar pukul 01.10 WIB. Kecelakaan tersebut melibatkan sepeda motor Honda Vario 150 bernomor polisi H 2384 AXG yang dikendarai anak remaja berinisial AMC (16), warga Desa Koripan, Susukan, Kabupaten Semarang dengan kendaraan bermotor yang belum diketahui identitasnya.
Kerasnya benturan mengakibatkan motor yang dikendarai korban ringsek. Korban pun mengalami luka serius di kepala, leher dan kedua tangannya. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit. Namun akhirnya korban meninggal dunia.
Kasus ini masih dalam penyelidikan petugas Satlantas Polres Salatiga. Polisi pun masih memburu pengemudi kendaraan misterius yang diduga terlibat dalam kecelakaan maut tersebut.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Salatiga, Aiptu Siswanto menjelaskan, pihaknya sudah memintai keterangan sejumlah saksi. Berdasarkan keterangan saksi, korban yang diketahui berstatus sebagai pelajar itu, diduga menabrak bagian belakang kendaraan bermotor yang belum diketahui identitasnya itu.
“Beberapa keterangan saksi sudah kami kantongi. Kendaraan itu melaju searah di depan korban dan diduga menjadi objek benturan. Saat ini keberadaan pengemudi maupun kendaraannya sedang kami selidiki,” jelasnya.
Polisi sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan barang bukti. Keterangan saksi menjadi bahan awal penyelidikan untuk menelusuri pelaku tabrak lari tersebut.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, sepeda motor korban melaju dari arah Isep-isep menuju Tingkir. Di tengah perjalanan, korban kehilangan konsentrasi hingga menabrak kendaraan tak dikenal yang berada di depannya. Benturan keras menyebabkan korban terjatuh dan mengalami luka fatal,” tegasnya.
Kasatlantas Polres Salatiga, AKP Darmin menegaskan, bahwa jajarannya akan bekerja maksimal untuk mengungkap kasus ini.
“Kami berupaya semaksimal mungkin untuk menemukan pengemudi kendaraan yang terlibat. Ini penting untuk memberi kejelasan bagi keluarga korban dan memastikan penegakan hukum berjalan,” katanya.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat, terutama pengendara muda, agar lebih disiplin dan berhati-hati.
“Keselamatan harus menjadi prioritas. Jalan raya bukan tempat untuk terburu-buru maupun bermain-main,” tambahnya.
Jurnalis: Angga Rosa
Editor: Sekar S































