KENDAL, Lingkarjateng.id – Pembangunan pelebaran jembatan di Dusun Tempuran, Desa Gedong, Kecamatan Patean, Kabupaten Kendal melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 tahun 2026 telah rampung 100 persen.
Jembatan yang memiliki panjang 6 meter ini sebelumnya memiliki lebar sekitar 1,5 meter dan kini telah diperlebar menjadi 4,5 meter guna meningkatkan akses transportasi masyarakat.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes) Kabupaten Kendal, Yanuar Fatoni, menjelaskan jembatan di Dusun Tempuran berada di jalan lingkar Desa Gedong yang menjadi akses utama bagi warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
“Jembatan ini merupakan akses utama bagi warga masyarakat karena terletak di jalan lingkar Desa Gedong,” terang Yanuar pada Senin, 9 Maret 2026.
Program TMMD Pengecoran Jalan di Desa Gedong Kendal Rampung 100 Persen
Proses pelebaran jembatan dilakukan dengan menambah konstruksi di sisi kanan dan kiri jembatan masing-masing selebar 1,5 meter, sehingga total penambahan lebar mencapai 3 meter.
“Tujuan pelebaran jembatan ini adalah untuk menambah volume jembatan yang semula memiliki lebar 1,5 meter ditambah 3 meter sehingga menjadi 4,5 meter,” ungkapnya.
Pembangunan di Dusun Tempuran juga dilengkapi dengan pengaman jembatan di kedua sisi untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan yang melintas.
“Selain penambahan pada sisi kanan dan kiri jembatan juga dibuat pengaman jembatan pada sisi kedua sisi jembatan,” sambungnya.
Yanuar berharap dengan selesainya pembangunan jembatan di Dusun Tempuran tersebut akses transportasi masyarakat semakin lancar dan mampu mendukung peningkatan perekonomian warga setempat.
“Dengan selesainya pelebaran jembatan ini diharapkan dapat menperlancar transportasi bagi warga dan meningkatkan perekonomian karena jembatan yang semula hanya dapat dilalui kendaraan roda 2. Dan saat ini sudah dapat dilalui kendaraan roda 4 yang mengangkut hasil produksi pertanian dan peternakan di Desa Gedong,” terangnya.
Ketua RW Dusun Tempuran, Supeno, mengucapkan terima kasih kepada TNI dan Pemerintah Kabupaten Kendal serta stakeholder terkait lantaran jembatan tersebut telah selesai diperlebar.
Supeno mengaku sebelumnya warga kesulitan saat mengangkut hasil pertanian maupun perkebunan karena kondisi jembatan yang sempit.
“Alhamdulillah jembatan ini sekarang sudah lebarr. Tadinya orang lewat bawa rumput nyangkut-nyangkut, sekarang lancar. Terima kasih sekali kepada TNI dan pemerintah atas pembangunan jembatan ini,” ujarnya. (Adv)
Jurnalis: Anik Kustiani
Editor: Ulfa






























