JEPARA, Lingkarjateng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara terus mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah perbatasan. Saat ini, ruas jalan penghubung Desa Sowan Lor-Sowan Kidul-Tedunan yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Demak tengah dalam proses pembetonan.
Bupati Jepara Witiarso Utomo (Mas Wiwit) bersama Sekda Jepara Ary Bachtiar, dan Kepala DPUPR Jepara Hery Yulianto, sudah meninjau langsung progres proyek strategis tersebut pada Selasa, 21 Oktober 2025, usai melaksanakan kegiatan Ngantor di Desa di Kecamatan Kedung.
Proyek jalan tersebut memiliki nilai kontrak sebesar Rp5,87 miliar dengan masa pelaksanaan 79 hari kalender, terhitung mulai 10 Oktober hingga 27 Desember 2025. Pekerjaan meliputi pembangunan jalan beton sepanjang 1.605,5 meter dengan lebar 4-5 meter, saluran U tipe DS2 sepanjang 225,6 meter, serta gorong-gorong berukuran 60×60 sentimeter sepanjang 9 meter.
Pelaksanaan proyek dilakukan oleh PT Akbar Jaya Konstruksi selaku penyedia jasa dan CV Barokah Jaya Consultant sebagai pihak pengawas.
Mas Wiwit menegaskan bahwa pembangunan jalan di wilayah perbatasan merupakan bagian dari prioritas Pemkab Jepara untuk memperkuat konektivitas antarwilayah, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Jalan ini bukan sekadar akses antardesa, tetapi juga jalur strategis yang membuka peluang ekonomi baru. Dengan tersambungnya wilayah selatan Jepara hingga perbatasan Demak, distribusi hasil pertanian, perikanan, dan industri kecil akan semakin lancar,” kata Mas Wiwit pada Sabtu, 25 Oktober 2025.
Mas Wiwit menekankan pentingnya menjaga kualitas pekerjaan agar hasilnya kuat dan berumur panjang. Pihaknya pun meminta semua pihak memastikan kualitas beton, saluran, dan struktur pendukung benar-benar sesuai spesifikasi.
“Jangan hanya mengejar cepat selesai, tapi juga harus memastikan mutu beton dan konstruksinya sesuai standar,” tegasnya.
Mas Wiwit berharap pembangunan ini dapat rampung tepat waktu sehingga manfaatnya segera dirasakan oleh warga Sowan Lor, Sowan Kidul, dan Tedunan.
“Jalan yang bagus akan mempercepat mobilitas warga, memperkuat konektivitas antarkabupaten, dan menjadi penggerak ekonomi di wilayah perbatasan,” pungkasnya.
Jurnalis: Tomi Budianto
Editor: Rosyid






























